Efek Corona, Pengusaha Ini Menjual Aset Perusahaan Demi Menggaji Karyawannya

EFEK CORONA, PENGUSAHA INI MENJUAL ASET PERUSAHAAN DEMI MENGGAJI KARYAWANNYA

FORDIASI - Dampak virus corona bukan hanya dirasakan dikalangan bawah saja, namun dikalangan atas pun banyak yang terkena dampaknya.

Banyak para pengusaha yang harus mengambil keputusan pahit demi mempertahankan usahanya. Ada yang terpaksa mem-PHK karyawannya, memotong gaji karyawannya dan adapula yang sengaja tidak menggaji karyawannya selama berbulan-bulan meskipun dituntut untuk masuk bekerja.

Mr. Ang Harry Tjahjono membagikan sebuah cerita inspiratif melalui laman linkedinnya. Bahwa seorang temannya rela mensekolahkan/menggadaikan aset perusahaan demi membayar gaji serta memberikan THR kepada para karyawannya, hingga para karyawan tersebut tahu dan menawarkan diri untuk dipotong uang makan/pun salarynya, tanpa harus menjual aset perusahaan.

Namun tahukah kamu sobat? Jawaban dari pengusaha tersebut sangat menohok dan membuat luluh hati para karyawannya . Selengkapnya yuk disimak tulisannya lengkapnya di bawah ini :

Menjual asset demi bayar gaji karyawan.

Teman saya di april jual asset, "sekolahkan" asset demi bayar gaji karyawan, omset jatuh 80% di bln April 2020. Memecat / potong gaji bkn pilihan dia. Dengan 700 karyawan, yang bersama dia selama puluhan thn. Dia gak tega. Itu dilakukan diam2. Tapi yg namanya gosip, beredar cepat. Akhirnya semua karyawan tahu, si boss jual asset, sekolahkan asset demi bayar gaji & THR mrk.

Hanya krn tempelan "iklan" dijual di salah satu rumah si boss, yg dilihat karyawan. Langsung boom beritanya.

Apa yang terjadi ? Karyawannya minta jangan dijual. Mrk rela dipotong uang makan or gaji. Tetap saja teman saya jual,

Kenapa ? Puluhan tahun dia menikmati profit, bisa beli apartment di luar negri, asset sana sini. Itu berkat semua karyawannya. Dan dia gak bisa saat ini utk cut mrk / pecat / pot gaji.

Hancur hati karyawannya. Mrk amat berterimakasih pada teman saya. Alhasil? Kerja tambah semangat. Loyalitas luar biasa. Dan mati2an bagian sales jualan. Bagian produksi mati2an push produktivitas. Mrk mau brkt ke luar pulau dan tetap jualan disana. Extra miles. Tanpa dipaksa.

Result?

Juli sales pulih, Agustus rekor tertinggi. Hny April, Mei, Juni jeblok dan berdarah2.

Katanya.

Asset bisa dibeli lagi. Hati ? Gak bisa. 

Hidup mrk lebih penting dr asset.

Di saat yang lain mem-PHK para karyawannya, namun disisi lain ada pengusaha yang hatinya bagaikan emas yang peduli terhadap karyawannya.

Bagaimana menurut pendapatmu sobat? kisah ini adalah kisah nyata yang dibagikan oleh Mr. Ang Harry Tjahjono | General Manager Human Capital & Corporate Affairs PT. Salam Pacific Indonesia Lines melalui laman linkedin pribadinya.

Baca juga : 

Semoga cerita ini bermanfaat dan menginspirasi kita semua, dan semoga pandemic ini cepat berakhir agar aktivitas serta ekonomi indonesia pulih seperti sediakala kembali. Aamiin

Yuk Bagikan Cerita ini jika bermanfaat ~

- Fordiasi, Forum Media Informasi -

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama