Pengertian, Tujuan dan Fungsi Manajemen Keuangan


PENGERTIAN, TUJUAN DAN FUNGSI MANAJEMEN KEUANGAN

PENGERTIAN MANAJEMEN KEUANGAN

Pengertian Manajemen Keuangan menurut beberapa ahli adalah sebagai berikut.
(1) Bambang Riyanto : "Keseluruhan aktivitas perusahaan yang berhubungan dengan usaha mendapatkan dana yang diperlukan dengan biaya yang minimal dan syarat-syarat yang paling menguntungkan serta usaha untuk menggunakan dan tersebut seefisien mungkin". (2) Van Horne : "Berkaitan dengan perolehan, pendanaan, dan manajemen aktivitas dengan beberapa tujuan umum sebagai latar belakangnya". (3) Grestenberg : " How Business are organized to acquire funds, how they acquire funds, how they use them and how the profits business are distributed" dan (4). Brigham : " yang melibatkan pengambilan-pengambilan keputusan (bidang pasar uang dan modal serta investasi)".


TUJUAN MANAJEMEN KEUANGAN

Tujuan utama mendirikan perusahaan sering didefinisikan adalah untuk meningkatkan kesejahteraan pemegang saham ( Shareholder wealth ) selaku pemilik perusahaan. Peningkatan kesejahteraan pemegang saham selalu dikaitkan pula dengan dampak yang ditimbulkan terhadap harga saham perusahaan. ini merupakan pedoman bagi manajer keuangan dalam mengambil keputusan dibidang pengelolaan keuangan perusahaan.

Maksimisasi profit atau pendapatan tidak sama dengan maksimisasi nilai perusahaan. Maksimisasi profit tidak memperhatikan adanya dimensi waktu dan tidak memperhatikan adanya faktor risiko. Memaksimisasi nilai perusahaan merupakan tujuan yang lebih tepat sebagai pedoman keputusan manajemen keuangan. Memaksimisasi nilai perusahaan adalah memaksimisasi profit atau pendapatan dengan memperhatikan faktor risiko dan nilai waktu uang.

Tujuan manajemen keuangan selain mamksimisasi nilai juga harus pula mempertimbangkan tanggung jawab sosial ( social responsibility ). Lebih luas lagi tujuan utama perusahaan adalah meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh pemangku kepentingan ( stakeholders ) seperti karyawan, penyuplai, konsumen, pemerindah dan masyarakat pada umumnya. Perusahaan yang mengesampingkan kelestarian lingkungan, mengabaikan kesejahteraan masyarakat dan kehidupan sosial budaya akan menimbulkan biaya sosial (sosial cos). Mengingkari adanya tanggung jawab sosial pada akhirnya akan menghancurkan nilai perusahaan.

Sumber : Buku Manajemen Keuangan karya Prof.Dr.Hamidah,S.E,M.Si.

- Fordiasi, Forum Media Informasi -

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
close