Mie Indomie Jadi Alat Transaksi Seksual di Negara Ghanna


MIE INDOMIE JADI ALAT TRANSAKSI SEKSUAL DI NEGARA GHANNA


FORDIASI - Indomie merupakan mie instan asal Indonesia. Mie yang diproduksi oleh Indofood ini telah di import ke berbagai negara belahan dunia. Salah satu penikmat mie instan ini adalah negeri Ghanna.


Akhir-akhir ini, muncul berita dimana mie instan ini menjadi alat transaksi seksual di negeri tersebut. Ternyata hal ini terjadi karena tingginya tingkat kemiskinan serta dampak dari COVID-19. mendorong gadis-gadis muda di Ghana untuk melakukan hubungan transaksional tersebut demi mendapatkan imbalan berupa uang atau barang.


$ads={1}


Bukan hanya Indomie saja, barang-barang lainnya yang kerap dijadikan imbalan antara lain pulsa seluler dan uang elektronik ( mobile money ).


"Dalam beberapa kasus, ada masalah 'seks transaksional', di mana beberapa orang tua juga mendorong anak-anak mereka untuk ikut serta, sehingga mereka bisa mendapatkan cukup uanguntuk menghidupi diri sendiri," ujar Bashiratu Kamal dikutip dari World of Buzz, Rabu (30/12/2020).


Kamal menjelaskan, ada juga ibu yang mendorong putrinya terjun ke dalam dunia malam tersebut, karena mereka percaya bahwa pria dapat membantu kehidupan keluarganya untuk bertahan hidup salah satunya mendapatkan Indomie untuk dikonsumsi.

$ads={2}

Bahkan tingkat kehamilan di negeri tersebut terus bertambah, apalagi adanya seks transaksional tersebut.


"Orang tua mereka tidak bekerja, mereka di rumah dan mereka harus bertahan hidup. Jadi mereka melakukan ini untuk mendapatkan uang," sambungnya.


di negeri Ghanna, harga untuk sebungkus indomie cukup fantastis, mencapai Rp.10.500/bungkus. Sedangkan harga di Indonesia sendiri sekitar Rp. 2.150 - Rp. 3.000 / bungkus.


Gimana tanggapan sobat mengenai hal ini?


Yuk Komentarnya...


- FORDIASI, Forum Media Informasi -

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
close