Definisi Nilai Tambah Pasar (MVA) Serta Penjelasannya

DEFINISI NILAI TAMBAH PASAR (MVA) SERTA PENJELASANNYA


FORDIASI.COM | SAINS - Sasaran utama dari kebanyakan perusahaan adalah untuk memaksimalkan kekayaan pemegang saham. Sasaran ini sudah pasti akan menguntungkan pemegang saham, tetapi juga akan membantu untuk memastikan bahwa sumber daya yang terbatas telah dialokasikan secara efisien, yang akan memberikan keuntungan pada ekonomi. Kekayaan pemegang saham akan dimaksimalkan dengan meminimumkan perbedaan antara nilai pasar dari saham perusahaan dan jumlah modal ekuitas yang telah diberikan oleh pemegang saham. Perbedaan ini disebut sebagai Nilai Tambah Pasar (MVA).

$ads={1}

MVA = Nilai Pasar dari Saham - Ekuitas Modal yang diberikan oleh Pemegang Saham


Sebagai gambaran, lihat perusahaan contoh kita, Produk Makanan PT ASA. Pada 2010, total nilai ekuitas pasarnya adalah sebesar Rp. 1.150 juta, sedangkan neracanya menunjukkan bahwa pemegang saham telah menyetorkan Rp. 896 juta. Jadi, MVA PT ASA adalah sebesar Rp. 1.150 - Rp. 896 juta = Rp. 254 juta. Jumlah Rp. 254 juta ini mencerminkan perbedaan antara uang yang telah diinvestasikan oleh pemegan saham PT ASA di dalam perusahaan sejak pendiriannya termasuk juga laba ditahan versus kas yang dapat mereka peroleh jika mereka menjual bisnis ini. Semakin tinggi MVA, semakin baik pekerjaan yang telah dilakukan oleh para manajer bagi pemegang saham perusahaan.


Sumber : Buku Manajemen Keuangan karya Prof.Dr. Hamidah,S.E,M.Si.


Semoga informasi ini bermanfaat


- Fordiasi, Forum Media Informasi -

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
close