Mendapatkan IPK 4.00, Terus Kenapa?

Sumber foto: grants.nmsu.edu

MENDAPATKAN IPK 4.00, TERUS KENAPA? 


FORDIASI.COM | DUNIA KERJA - Mendapatkan nilai IPK kelulusan dengan predikat Cum laude merupakan keinginan setiap para calon sarjana, apalagi jika nilai tersebut sempurna diangka 4.00.


Namun di dunia kerja, tentu yang dibutuhkan adalah skill, kefektifan, ketelitian dan team work (kerja sama). Empat hal tersebut merupakan poin utama yang harus diterapkan ketika bekerja demi kelancaran suatu pekerjaan.


Dengan nilai predikat cum laude tentu harus menghasilkan sesuatu pekerjaan yang luar biasa. itulah harapan bagi semua recruiter yang memilihnya.

$ads={1}

Namun ada suatu kisah yang disampaikan oleh Singgih Rahmad Santoso di halaman linkedinnya, dimana seseorang ini memiliki nilai predikat kelulusan diangka 4.00. Namun pekerjaan yang dilakukannya tidak sesuai dengan nilai akademis yang didapatkannya.


Berikut kisahnya :


Oleh : Singgih Rahmad Santoso, Key Account Representative di PT Anugerah Pharmindo Lestari

IPK 4.00, Terus kenapa?


Hari ini aku melihat salahseorang staff RS yang dengan bangganya menunjukkan IPK yang ia peroleh kepada temannya. Tertulis 4.00, sempurna, predikat lulus Dengan Pujian pastinya. Cumlaude.


Melihat hal tersebut, Wow, batinku. Tapi eh, beneran aku sontak tertawa lepas. Bukan karena IPK-ku lebih tinggi darinya. Wong IPK-ku cuman 2.96, Lulus Dengan Susah Payah, predikat Kemeludt.


Aku tertawa karena selama ini pekerjaanku berkaitan langsung dengan si empunya IPK sempurna tersebut, dan tahu persis sepak terjang kinerjanya.


Mengingat selama ini buanyak sekali masalah yang menghambat pekerjaanku karena ulahnya. Mulai dari kurang teliti saat mengirim / membaca / membalas email, kurang responsif terhadap tugas yang ia emban, sering keliru terkait administrasi, dan kurangnya daya tangkap penalaran terhadap solusi atas setiap masalah.


Seperti itulah gambaran Inflasi IPK, memang angkanya terlihat besar, tapi nilainya tidak mencerminkan keadaan sebenarnya.


Buat temen-temen Recruiter, lebih berhati-hatilah kalau berurusan dengan IPK. Buat temen-temen Jobseeker yang IPK-nya rendah, jangan pernah minder!


IPK memang penting, tapi ada yang jauh lebih penting yaitu bagaimana caramu meraihnya serta pemaknaan setelah mendapatkannya.


Demikian artikel " Mendapatkan IPK 4.00, Terus Kenapa?

$ads={2}

Semoga informasi dan motivasi ini menjadi renungan dan pembelajaran buat kita kedepannya..


" Siapapun kamu, berikanlah pekerjaan yang hebat ketika bekerja "


(H/S)


- Fordiasi, Forum Media Informasi -

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
close