Meninggalkan Shalat Karena Alasan Pekerjaan Dan Berwirausaha ( Mencari Nafkah )

vstory

MENINGGALKAN SHALAT KARENA ALASAN PEKERJAAN DAN BERWIRAUSAHA ( MENCARI NAFKAH )




FORDIASI.COM | ISLAM - Tugas kepala rumah tangga adalah memberikan nafkah kepada Anggota keluarganya, tentu hal tersebut dapat dilakukan dengan cara bekerja ataupun berwirausaha.


Bekerja merupakan salah satu kewajiban yang diperintah di dalam Al-Qur'an Seperti yang dijelaskan Pada QS.Surat At-Taubah ayat 105 : 


وَقُلِ اعۡمَلُوۡا فَسَيَرَى اللّٰهُ عَمَلَكُمۡ وَرَسُوۡلُهٗ وَالۡمُؤۡمِنُوۡنَ‌ؕ وَسَتُرَدُّوۡنَ اِلٰى عٰلِمِ الۡغَيۡبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمۡ بِمَا كُنۡتُمۡ تَعۡمَلُوۡنَ‌ۚ


Artinya : “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.”

$ads={1}

Namun banyak dikalangan kaum muslimin yang terlalu fokus bekerja hingga lalai bahkan meninggalkan ibadah utamanya yaitu Shalat. Mereka mengatakan kelalaiannya tersebut diakibatkan karena faktor produktivitas kerja yang begitu padat serta tidak adanya waktu luang untuk mendirikan shalat.


Namun ada juga yang ketika ditanyakan bahwa: " Saya masih belum mendapatkan petunjuk dan hidayah dari Allah SWT untuk mendirikan Shalat "


Dalih ini dijadikan alasan yang utama untuk menjawab persoalan tanggung jawab yang ditinggalkan olehnya.


Padahal Allah SWT telah memudahkan kepada hamba-hambaNya untuk mendirikan Shalat 5 waktu saja, dan setiap satu waktu tidak sampai 10 menit untuk melaksanakannya. Namun alasan demi alasan diutarakan demi mempertahankan hujjahnya.


Sesungguhnya, apa yang ada didalam diri mereka adalah rasa "MALAS" yang begitu hebatnya serta sifat "MENYEPELEHKAN". 


Mereka menganggap bahwa dengan berbuat baik kepada sesama dan bersodaqoh dapat menyelamatkan dirinya kelak di Akhirat, padahal Amalan pertama kali yang akan dihisab oleh Allah SWT adalah Shalat. Seperti Sabda Nabi Muhammad SAW :


Rasulullah Saw bersabda: Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab pada seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya


Jika amalan pertama kali saja tidak ada, lalu bagaimana amalan lainnya akan dihitung? Karena amalan sedekah ataupun perbuatan baik merupakan amalan ke sekian, dan Shalat merupakan Amalan yang akan dihisab pertama kali.
$ads={2}

Walaupun demikian, banyak yang menyepelehkan shalat karena alasan pekerjaan serta usaha yang dijalankannya. Tanggung jawab dunia ia kerjakan namun Tanggung jawab utama kepada Tuhannya ia lupakan.


Keutamaan sholat juga dapat memberikan kebaikan yang banyak bagi kaum muslimin. Berdasarkan hadist riwayat Ahmad, dari 'Abdullah bin 'Umar radhiyallahu 'anhuma, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengingatkan tentang sholat pada suatu hari, kemudian berkata,


Arab: مَنْ حَافَظَ عَلَيْهَا كَانَتْ لَهُ نُورًا، وَبُرْهَانًا، وَنَجَاةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ لَمْ يُحَافِظْ عَلَيْهَا لَمْ يَكُنْ لَهُ نُورٌ، وَلَا بُرْهَانٌ، وَلَا نَجَاةٌ ، وَكَانَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَعَ قَارُونَ، وَفِرْعَوْنَ، وَهَامَانَ، وَأُبَيِّ بْنِ خَلَفٍ


Artinya: Siapa saja yang menjaga sholat maka dia akan mendapatkan cahaya, petunjuk dan keselamatan pada hari kiamat. Sedangkan, siapa saja yang tidak menjaga sholat, dia tidak akan mendapatkan cahaya, petunjuk dan keselamatan. Dan pada hari kiamat nanti, dia akan dikumpulkan bersama dengan Qarun, Firaun, Haman, dan Ubay bin Khalaf.


Semoga dengan adanya artikel ini membuat kita sadar bagaimana pentingnya arti shalat dalam kehidupan ini untuk di akhirat kelak


Demikian Artikel " Meninggalkan Shalat Karena Alasan Pekerjaan Dan Berwirausaha ( Mencari Nafkah ) "


Semoga bermanfaat


(H/S)


- Fordiasi, Forum Media Informasi -

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
close