Penyebar Video Syur Gisel Terancam 12 Tahun Penjara

PENYEBAR VIDEO SYUR GISEL TERANCAM 12 TAHUN PENJARA


FORDIASI.COM | NASIONAL - MN dan PP telah menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan dan didakwah melanggar Undang-Undang Pornografi serta Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) atas kasusnya sebagai penyebar video syur artis Gisella Anastasia atau dikenal dengan nama Gisel dan Michael Yukinobu atau Nobu.


" Sudah. Pasal dakwaannya Pasal 29 juncto Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan Pasal 45 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-undang RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik," kata pengacara PP, Roberto Sihotang, saat dihubungi, Kamis (4/3/2021).


Roberto mengatakan dakwaan jaksa tersebut masih bersifat alternatif. Karena it kliennya bisa saja hanya dituntut dari salah satu pasal tersebut.

$ads={1}

"Dakwaannya adalah dakwaan alternatif, artinya bisa dituntut dari salah satu pasal itu," ujarnya.


Roberto menyebut persidangan terhadap kliennya akan dilanjutkan pada minggu depan dengan agenda pemeriksaan saksi. Dia berharap Gisel-Nobu sebagai saksi kunci dapat hadir memberikan keterangan di persidangan.


"Minggu depan agenda pemeriksaan saksi. Saya juga berharap saksi Gisel dan Nobu hadir di persidangan karena merekalah kunci dari permasalahan ini," ujarnya.


"Dengan demikian, nanti pengadilan akan menilai, kira-kira mana pasal yang tepat untuk dituntut kepada klien saya," imbuhnya.


Sebagai informasi bagi pembaca, berikut pasal-pasal yang terjerat oleh MN dan PP sebagai pengunggah video Syur Artis Gisel :


Pasal 29 UU Pornografi:


Setiap orang yang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 6 bulan dan paling lama 12 tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp 250 juta dan paling banyak Rp 6 miliar


Pasal 45 ayat (1) UU ITE:

$ads={2}

Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (l) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar


Sumber : detik.com


(H/S)


- Fordiasi, Forum Media Informasi -

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama