Mengenal Primata Bekantan, dari Klasifikasi, Makanan, Habitat dan Informasi Lainnya

MENGENAL PRIMATA BEKANTAN, DARI KLASIFIKASI, MAKANAN, HABITAT DAN INFORMASI LAINNYA


FORDIASI.COM | FAUNA - Siapa yang tidak kenal dengan hewan primata yang satu ini, YAKNI Bekantan. Hewan ini kerap kali dipanggil monyet oleh orang-orang yang awam. Padahal monyet satu ini memiliki panggilan tersendiri.


Berikut kami berikan informasi lengkap mengenai bekantan di bawah ini :

$ads={1}

Klasifikasi Ilmiah


Kerajaan : Animalia

Kelas : Mammalia

Ordo : Primates

Filum : Chordata

Famili : Cercopithecidae

Genus : Nasalis


Identifikasi

Bekantan merupakan salah salah satu kategori/jenis monyet yg mempunyai ciri khas pada hidungnya yang panjang (mancung). Hidung mereka bisa mencapai panjang kurang lebih 17 centimeter, sehingga bekantan menjadi salah satu jenis monyet & primata dengan hidung termancung. bekantan mempunyai bulu bercorak merah kecoklatan. Bekantan mempunyai perut yg besar maka membedakannya dengan jenis monyet- monyet yang lain. Berat badan bekantan dapat menggapai 25 kilogram buat bekantan jantan serta 12 kilogram buat bekantan betina. Dan panjang tubuh bekantan dapat menggapai 75 centimeter buat bekantan jantan serta 60 centimeter buat bekantan betina.


Makanan

Bekantan cuma mengonsumsi daun- daunan serta buah- buahan. Mereka memakan pucuk- pucuk & apa saja serta buah apa saja. akan tetapi bekantan lebih senang memakan pucuk serta buah manggrove. Pada pagi hari & petang hari kebisaan mereka adalah berkumpul ditepian sungai buat mecari makan.


Habitat serta Penyebarannya

Lingkungan (habitat) Bekantan ialah di hutan mangrove, hutan pantai & hutan rawa- rawa. Bekantan tercantum salah satu binatang endemik Kalimantan yg tidak bisa ditemui di daerah lain. Persebaran mereka bisa di jumpai di sebagian provinsi di kalimantan yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan serta Kalimnatan Timur.


Perkembangbiakan

Bekantan tidak mempunyai musim kawin, mereka akan melangsungkan perkawinan setiap saat sepanjang tahun. Pada usia 7 tahun, Bekantan jantan telah memasuki waktu produktif. Sedangkan buat Bekantan betina era mulai produktifnya lebih belia dari jantan ialah pada umur 4 tahun. Mereka membuat sarang- sarangnya dari dedaunan serta ranting- ranting manggrove. Bekantan betina akan memiliki bayinya selama 5- 6 bulan ataupun kurang lebih 165 hari lamanya. Biasanya bekantan betina hanyaa akan melahirkan 1 bayi saja, tidak lebih dari itu. Meraka akan selalu menggendong buah hatinya hingga buah hatinya sudah hidup mandiri.

$ads={2}

Status Konservasi serta Ancamannya

Dalam status konservasi bekantan tercantum dalam jenis terancam keberadaannya. Perihal ini disebabkan lingkungan bekantan telah terancam oleh adanya pembukaan lahan serta pemburuan liar kepada hewan bekantan. Bekantan termasuk salah satu binatang yg di lindungi di indonesia. Buat upaya perlindungan serta penegakan hukum pemerintah menerapkan peraturan lewat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI No. 106 atau MENLHK/ SEKJEN/ KUM/ 2018 


(mediakuaja.blogspot.com/fordiasi.com)


Demikian artikel mengenai " Mengenal Primata Bekantan, dari Klasifikasi, Makanan, Habitat dan Informasi Lainnya "


- Fordiasi, Forum Media Informasi -

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama