Kembali ke Perusahaan Lama Dengan Menahan Malu dan Gengsi

KEMBALI KE PERUSAHAAN LAMA DENGAN MENAHAN MALU DAN GENGSI


FORDIASI.COM | MOTIVASI - Ketika kita mendapatkan tawaran dari perusahaan lain dengan gaji yang besar dan posisi yang tinggi. Tanpa pikir panjang pasti kita akan mengambil tawaran tersebut dan resign dari tempat kerja.


Namun bagaimana jika ceritanya kamu telah resign dari perusahaanmu bekerja, jatuh sakit, lalu perusahaan yang ingin merekrutmu batal. Apakah kamu akan kembali ke perusahaan lama dengan menahan malu dan gengsi? ataukah tetap resign dengan memikirkan banyaknya cicilan dan penyakit yang kamu derita saat ini? apa pilihanmu?


Ada kisah yang menceritakan hal tersebut. Kisah ini dibagikan oleh Mr. Ang Harry Tjahjono di laman linkedinnya, berikut kisahnya :


*Har, aku dapat kerjaan baru!*

*Gaji naik banyak, posisi sama sih, tapi pendapatanku naik 40% !!!!*

*Aku sudah ajukan resign.*

$ads={1}

Lho kamu pindah mana?


*Pindah perusahaan startup XXX*


Km sudah mikir ? perusahaanmu sekarang meskipun family company tapi well established. Kenapa mau pindah lagi ya ?


*gaji har, naiknya lemot, kepengen quantum leap naiknya*


Ya udah kalau you sudah pikirin.


3 minggu abis resignation, mendadak dia sakit. Dan harus hospitalized, otomatis jadwal join harus delay. Ternyata new company membatalkan join karena sakit yang menurut mereka "unacceptable" secara medical policy.


Akhirnya bingung, sudah sakit., sudah resign.


Eh gak ada kerjaan pula. New company tidak mau terima.

$ads={2}

Bro, sudah saja kamu balik ke company lama. Minta tolong supaya diterima lagi, kamu cerita aja terus terang ke mereka. Toh selama ini km kerja baik-baik, keluar juga baik-baik, tidak ke kompetitor, dan lagi kamu gak berani sombong tentang posisi baru mu + gaji mu, coba aja ya.


*OK Har, tapi aku malu.*


Malu kalau gak bisa bayar cicilan, malu kalau gak bisa bayar kebutuhan keluarga.


Akhirnya dia coba.


Setelah 10 hari tidak ada jawaban, baru kemarin owner company lama mengabarkan kalau mereka menerima dia kembali meski dengan sakit yang dideritanya sekarang.


See?


Attitude kita menentukan masa depan kita.


Contoh diatas menunjukkan keberanian "mau balik" diatas gengsi. Dan diterima balik meski dengan "sakit" yang diderita (long term complication) karena good attitude.


Demikian artikel mengenai " Kembali ke Perusahaan Lama Dengan Menahan Malu dan Gengsi "


- Fordiasi, Forum Media Informasi - 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama