Seorang Anak Muda Yang Resign Dari Pekerjaan Karena Ingin Menjaga Orang Tuanya

SEORANG ANAK MUDA YANG RESIGN DARI PEKERJAAN KARENA INGIN MENJAGA ORANG TUANYA


FORDIASI.COM | MOTIVASI - Saat ini banyak orang-orang yang kehilangan pekerjaannya. Bahkan angka pengangguran sebab pandemik meningkat drastis dan itu menambah jumlah kemiskinan di Indonesia.

Pandemik merubah nasib hidup setiap orang. Banyak perusahaan-perusahaan yang tutup, karyawan yang di resignkan, pedagang yang tak laku barang dagangannya hingga orang yang stress sebab tidak dapat membayar cicilan miliknya. Jika melihat keluh kesah warganet, memang sangat prihatin.

Namun ada suatu kisah yang diceritakan oleh Dion Shiva mengenai di platfrom linkedin. Ia membagi kisahnya ketika menginterview seorang kandidat dengan kisah yang cukup takjub dan jarang orang melakukannya? apa itu? simak kisahnya di bawah ini :


Makna - dari Interview Siang Itu


Saya bertanya pada seorang kandidat, "Kenapa resign? Padahal Anda sudah memulai karir di jalur yg benar. Eks MT perusahaan go public, jadi Spv di usia sangat muda. Apa Anda tidak betah karena ditempatkan di daerah? Sayang bgt lho baru 6 bulan resmi menjabat Spv.

$ads={1}

Lalu dia menjawab," Saya resign karena ingin merawat org tua. Saya anak pertama, ayah Saya sakit stroke. Padatnya pekerjaan Saya di daerah membuat Saya tidak pernah punya waktu utk mereka. Saya bermaksud mencari pekerjaan yg bisa stay di Jakarta saja, Pak. Tidak apa klo sesekali waktu Saya harus bertugas ke luar kota, akan tetapi Saya masih bisa tau kapan Saya akan pulang."


Anak pertama, baru lulus, baru kerja penempatan daerah, pandemi, ayahnya diuji sakit. Klo Saya yg mengalaminya kala itu, mungkin Saya cuman bisa lholak-lholok (kehilangan akal, tak tau apa yg mesti dikatakan/diperbuat).


Semuda dia, sudah mengajarkan Saya agar belajar "menjadi tanah". Bahwa hidup tak harus selalu terlihat sebagai apa, tak apa tak jadi siapa2.. Tapi Ia menumbuhkan bunga, menopang akar, menampung hujan, menyeimbangkan ekosistem, bahkan kelak tempat kita semua dikuburkan.


Saya bisa saja jadi "tidak waras" dg otomatis menerimanya. Karena toh karakternya sudah memenuhi kriteria Saya. Berkemauan tinggi utk belajar, etos kerja yg baik, menjaga adab. Ilmu? Saya bisa fasilitasi. Selalu, adab sebelum ilmu. Jgn pernah khawatir akan kurangnya ilmu, selama memiliki adab yg baik, maka kunci-kunci ilmu akan terbuka.

$ads={2}

Kami tetap menanyainya. Memintanya memaparkan - bercerita tentang dirinya, pengalaman kerjanya, dan seterusnya. Dua dari tiga sudah bilang "Okay", Saya sepertinya tidak perlu lagi bilang kata yg sama.


Kawan..

Hidupmu adalah semurni-murninya tentang dirimu. Tidak perlu membandingkan, tidak usah dibandingkan. Cukuplah dirimu bersungguh-sungguh menjalaninya.. Karena, “Hidup itu adalah seberapa sungguh-sungguh kita bercerita” (Ricky Elson, 2017)


Sumber : Dion Shiva Sebagai Catalyst | Playmaker | Gate Keeper at SICEPAT EKSPRES INDONESIA melalui laman linkedinnya


Demikian informasi " Seorang Anak Muda Yang Resign Dari Pekerjaan Karena Ingin Menjaga Orang Tuanya "


Semoga bermanfaat...


Terima Kasih


- Fordiasi, Forum Media Informasi -

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama