Dampak Revolusi Industri 4.0 Pada Sektor Bisnis di Indonesia

DAMPAK REVOLUSI INDUSTRI 4.0 PADA SEKTOR BISNIS DI INDONESIA


FORDIASI.COM | BISNIS - Munculnya Revolusi Industri 4.0 ini ditandai dengan hadirnya perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat dan pesat. Dalam era ini mulai muncul istilah Artificial Intelligent (AI), robotika, Internet of Things (IoT), dan sebagainya.


Dengan Adanya Revolusi Industri 4.0, hal ini memberikan dampak yang sangat besar bagi para pebisnis. Dampak tersebut berupa mudahnya kolaborasi dan berbagi data antara pelanggan, konsumen, distributor atau suplier, dan pihak lain yang masih dalam satu rantai pasokan.


Hal ini menyebabkan adanya peningkatan daya saing dan produktivitas yang memungkinkan transisi menuju ekonomi digital dan dapat memberikan peluang untuk menumbuhkan ekonomi dan keberlanjutkan ekonomi. Adapun dampak revolusi industri 4.0 adalah sebagai berikut:


1. Adanya Peningkatan Daya Saing Bisnis


Dampak dari adanya revolusi industri 4.0 ini yaitu meningkatnya daya saing secara global melalui kerja sama dan konfederasi perusahaan.


Adanya Kemajuan teknologi membuat sebuah produk dari sebuah usaha sudah di produksi oleh robot atau programmer, tidak lagi diproduksi oleh seorang pekerja. Dan terlebih lagi saat memproduksi sebuah produk tidak memerlukan waktu yang cukup lama. Hal inilah yang membuat sebuah perusahaan bisa dengan cepat memasarkan produk mereka.

$ads={1}

2. Produktivitas dan Pendapatan Semakin Meningkat


Peningkatan efesiensi dan juga dengan adanya penurunan biaya operasional membuat pendapatan dan keuntungan semakin meningkat. Hal ini juga menjadi salah satu penyebab meningkatnya produktivitas.


Dampak dari revolusi industri 4.0 salah satunya adalah terangkatnya pendapatan sebuah perusahaan, dapat mengatasi kesulitan keuangan pada bisnis, dan Produk Domestik Bruto (PDB) suatu negara semakin meningkat.


3. Teknologi yang Semakin Canggih


Kecenderungan utama dari Revolusi Industri 4.0 adalah untuk menyediakan platform berbasis teknologi yang mengintegrasikan permintaan dan penawaran, seperti yang kita lihat dari ekonomi “sharing” atau  “on demand” untuk pertumbuhan struktur industri saat ini. Biasanya, ponsel menggunakan platform ini, yang mengumpulkan data secara efisien, memungkinkan metode baru untuk menggunakan produk dan layanan.


Optimalisasi produksi adalah keuntungan paling signifikan dari adanya kemajuan teknologi. Seperti Artificial Intelligence, yang membantu industri menjadi pabrik cerdas dan canggih. Selain itu, Smart Factory dapat menurunkan biaya.


Selain itu pada segi ekonomi, potensi yang ditujukan oleh penerapan revolusi industri 4.0 antara lain bisa memberdayakan individu dan masyarakat. Adanya revolusi industri 4.0 ini dapat membuat peluang baru bagi perekonomian yang ada di Indonesia pada bidang social, maupun pengembangan pribadi.


Penerapan revolusi industri 4.0 ini bisa menjadi salah satu strategi yang untuk menciptakan ekonomi Pancasila dengan basis digital, karena hal ini sudah sesuai tujuan dari Indonesia 4.0 dalam upaya menigkatkan kinerja dari industri nasional dengan menggunakan teknologi terbaru dan inovasi dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat seluas-luasnya. Saat ini, perkembangan ekonomi yang sudah berjalan di indonesia adalah ekonomi sharing yaitu sesama pelaku usaha menjadi mitra dalam berbagai usaha ekonomi mereka, bukan lagi sebagai pesaing.

$ads={2}

Adanya revolusi industri 4.0 tidak akan menjadi hantaman bagi perekonomian jika semua pihak berperilaku aktif menjadi pemain di dalamnya. Dampak dari penerapan revolusi industri 4.0 akan menumbuhkan ekonomi, menambah lapangan pekerjaan, dan menumbuhkan industri manufaktur. Dalam hal ini, artinya ada pertumbuhan ekonomi sekitar 1% sampai dengan 2% dari base line sebesar 5% menjadi 6% sampai dengan 7%.


Pertumbuhan ekonomi tersebut disebabkan oleh kondisi ekonomi yang lebih efisien dengan pertumbuhan secara dominan pada sektor industri manufaktur. Dengan begitu, bisa ditarik kesimpulan bahwa industri 4.0 tidak akan memunculkan pengangguran karena adanya sistem otomasi jika penerapannya dilakukan dengan benar. Pembuatan lapangan kerja selalu bisa dilakukan jika ada pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Dengan terciptanya lapangan kerja, maka akan efek pengganda secara bergulir.


(Fordiasi/Satumesin.com)


Demikian informasi " Dampak Revolusi Industri 4.0 Pada Sektor Bisnis di Indonesia "


Semoga bermanfaat...


Terima Kasih


- Fordiasi, Forum Media Informasi -

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama