Di Masa Pandemi, Pemimpin dan Karyawan Harus Saling Mengerti

DI MASA PANDEMI, PEMIMPIN DAN KARYAWAN HARUS SALING MENGERTI


FORDIASI.COM | DUNIA KERJA - Banyak perusahaan yang terkena dampak akibat pandemi covid-19 yang telah bergulir hingga 1 tahun lamanya. Wabah corona membuat para pemimpin perusahaan harus lebih ekstra berpikir dan mengeluarkan strategi baru demi kelangsungan perusahaan agar terus dapat survive (bertahan) dikondisi yang sulit seperti saat ini.


Kebijakan demi kebijakan dikeluarkan oleh perusahaan. Salah satunya, memberikan target penjualan kepada divisi non sales. Seperti HRD, IT, Designer dll, yang dituntut harus dapat menghasilkan omset penjualan yang telah targetkan sebelumnya. Tentu hal ini penuh dengan pro dan kontra, sebab divisi yang seharusnya tidak terikat dengan penjualan, namun dituntut untuk berjualan.

$ads={1}

Riffa Sancati membagikan sebuah pesan mengenai "perkara" diatas. Silahkan disimak di bawah ini :


Oleh : Riffa Sancati


Ini cerita yang sangat sering saya dengar selama pandemi.


Ceritanya ada sekelompok designer di sebuah perusahaan yang sedang kesal karena tiba-tiba saja disuruh ikut cari klien untuk perusahaan mereka yang bergerak di bidang advertising. Mereka bahkan sampai dikasih target penjualan oleh perusahaan. Padahal cari klien di tengah pandemi itu kan sedang susah-susahnya!


Mereka lalu curhat ke sana-sini soal perusahaan yang dianggap memanfaatkan tenaga mereka untuk mendapatkan tim sales “gratisan”. Banyak orang terpancing dengan ikut membicarakan keburukan manajemen perusahaan.


Padahal yang sebetulnya terjadi, perusahaan mulai mengalami krisis keuangan karena menurunnya angka penjualan selama pandemi. Perusahaan perlu lebih banyak salesman untuk membantu mendapatkan klien-klien baru karena mereka tidak bisa survive jika hanya mengandalkan klien-klien lama yang juga sedang kesulitan secara finansial.


Manajemen perusahaan bisa saja mengganti beberapa karyawan kontrak atau karyawan yang masih dalam tahap probation dengan karyawan baru yang punya pengalaman sebagai salesman. Tidak sulit untuk mereka menemukan salesman siap kerja dan memang opsi itulah yang lebih efektif untuk menaikkan penjualan. Tapi karena mereka tidak tega pada timnya, mengingat cari kerja di luar sana sedang susah-susahnya, mereka memutuskan untuk memberikan tugas tambahan kepada tim designer yang saat ini pun sedang punya banyak waktu luang karena jumlah klien mereka sedang merosot tajam. Harapannya supaya perusahaan bisa tetap hidup tanpa perlu memutuskan hubungan kerja dengan karyawan mereka.

$ads={2}

Memberikan tugas penjualan kepada tim yang awalnya tidak bertugas untuk jualan itu memang bukan sesuatu yang normal, tapi masalahnya, situasi sekarang ini juga bukan situasi yang normal. Difficult times call for desperate measure. Jadi kenapa tidak berusaha untuk saling memaklumi? Atau setidaknya, berusaha berpikiran positif dulu sebelum menjelek-jelekkan perusahaan yang sedang berusaha mempertahankan mata pencaharian Anda. Perusahaan akan semakin sulit untuk survive jika tim internalnya tidak cukup solid untuk melewati masa-masa sulit ini.


Help the Company to help you, we’re all on the same boat anyway.


Semoga pandemi ini cepat usai dan semua dapat kembali normal sedia kala kembali, Aamiin


Demikian informasi " Di Masa Pandemi, Pemimpin dan Karyawan Harus Saling Mengerti "


Semoga bermanfaat...


Terima Kasih


- Fordiasi, Forum Media Informasi -

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama