Jangan Menganggap Remeh Temeh Seminar Online Gratis

JANGAN MENGANGGAP REMEH TEMEH SEMINAR ONLINE GRATIS


FORDIASI.COM | OPINI - Seminar online di masa pandemik saat ini semakin marak dan banyak yang tertarik untuk mengikutinya. Ada yang berbayar ada pula yang gratis. Banyak orang yang beropini bahwa seminar online semacam ini, apalagi di masa pandemik seharusnya gratis bukan malah mencari keuntungan sebab banyak yang terkena dampaknya atas wabah covid-19.


Oleh sebab itu, banyak para pameteri/mentor yang mengadakan seminar online gratis. Namun ada saja kelakukan dari para peserta yang membuat jengkel dan seakan-akan tidak menghargai si mentor yang menyampaikan materinya tersebut.

$ads={1}

Bang M.N. Ikrar membagikan sedikit pesan tajam bagi para peserta seminar online, bukan itu saja ia juga menyampaikan hal-hal penting lainnya, apa itu? yuk disimak melalui tulisannya di bawah ini :


Oleh: Bang M.N. Ikrar

Jaman pandemic.

Ketemuan sulit.

Orang jaga jarak.

Pake masker.


New normal yaitu virtual.

Gak pasang foto profile? Terus kirim koneksi. Yang mau terima juga serem. Kok gak ada mukanya kirim konek.


Alasan macam macam. Ya profesional punya donk foto terbaik.


Kemudian ikut jadi peserta virtual. Ikut kelas gratis dimana mana. Sampai lupa ikut apa ya. Pas ikut. Layar mati. Kamera item black out. Kaya tas kresek item. Yaaaaaa nyalakan kamera donk. Kan manusia ketemu manusia.


Bukan manusia ketemu kresek item plastik.


Kemudian yang menggelikan. Ketika acara selesai. Masih juga ada di virtual. Ini kalian daftar lalu ditinggal tidur apa masak? Oalah makanya kelas gratis useless. Karena engagement gak ada. Orang take for granted.


Nah lalu post sesekali saja. Senin post lalu hilang. Lalu gayanya post lagi Jumat seolah ada yang nyariin. Kagak ada yang nyariin Suebbbb.


Network tidak dihargai. Network tidak di openi. Network dianggap nothing.


Sama banget. Pas kamu post.

Means nothing. No one cares. Nobody miss you.



Karena apa . Gak engage. Autis tingkat dewa. Dan follower cuma

500. Trus mimpi express gimana beli follower ya.


Emang IG bisa beli.


Linkedin adalah place to grow.

Kecuali anak sultan. Wangi karena fasilitas.


Yuk bertindak like human being.

Apa

Itu?


Engagement!


Demikian informasi " Jangan Menganggap Remeh Temeh Seminar Online Gratis "

$ads={2}

Semoga bermanfaat...


Terima Kasih


- Fordiasi, Forum Media Informasi -

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
close