Sekilas Mengenal Tempoyak atau Durian yang difermentasi

SEKILAS MENGENAL TEMPOYAK ATAU DURIAN YANG DIFERMENTASI


FORDIASI.COM | FOOD - Tempoyak merupakan bumbu asli Indonesia, kususnya warga Sumatra Selatan dan sekitarnya. Terbuat  dari durian yang sudah difermentasi sehingga menghasilkan aroma menyengat yang khas dengan cita rasa yang tinggi. Selain itu memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi .


Kalau kita menyebut salah satu bumbu Indonesia, rasanya kita tidak bisa meninggalkan tempoyak , yaitu daging durian yang di fermentasi . Tempoyak itu sendiri pada umumnya di sajikan sebagai bahan dasar dari suatu masakan ,dan biasanya diolah dengan bahan dasar ikan sungai , sehingga menghasilkan suatu masakan yang sangat enak dan khas dan menjadikannya menjadi suatu masakan yang bercita rasa tinggi.


Bahan utama untuk membuat tempoyak itu sendiri adalah durian yang sudah masak di pohon , atau dirian yang sudah berair. Cara membuat tempoyak itu sendiri sangat mudah dan cukup simple. 

$ads={1}

Pertama tama daging durian kita pisahkan dari bijinya, kita masukkan dalam wadah atau toples bersih yang sudah kering dan steril , kemudian diberikan garam berlapis lapis dengan dahing durian itu sendiri sampai wadah atau toplesnya penuh ,atau seduai dengan banyaknya durian yang akan kita buat menjadi tempoyak. Agar menghasilkan tempoyak yang kualitasnya baik, sebaiknya kita tutup toplesnya dengan rapat. Dan biarkan atau disimpan selama 5 sampai 7 hari. Setelah itu baru bisa kita bisa mengolahnya menjadi suatu masakan yang lezat . Bau khas dari aroma khas tempoyak itu sendiri sangat menyengat. Dengan tekstur yang lembek  dan keasamannya yang tinggi, karena dari tempoyak itu menghasilkan tingginya kadar Lascic Acic Bacteria (LAB) yang tentu saja terbuat di saat proses dari fermentasi.


Tempoyak ini sendiri sangat populer di Pulau Sumatra Selatan, Jambi, Lampung, Kalimantan Juga sampai dinegeri Jiran Malaysia.


Penjual tempoyak ini sendiri sangat banyak kita temui dimana saat musim durian, dan tentu saja harganya lebih miring/ murah. Dan biasanya pada saat tidak musim durian tempoyak di jual pedagang dengan harga yang lumayan mahal. Disini juga kalau kita tidak jeli ,terkadang tempoyak tempoyak saat pembuatannya dicampur pedagang dengan tape ubi. Tentu saja agar keuntungannya bisa lebih dari target.


Saya bisa tau ini karena saya lama juga hidup di salah satu kabupaten Sumatra Selatan, yaitu Musi Banyuasin atau Sekayu.


Tempoyak itu sendiri kita bisa mengolahnya untuk menjadi suatu masakan khas yang bercita rasa tinggi.


Diantaranya Gulai Tempoyak, Brengkes Tempoyak, Sambal Tempoyak, Pepes Tempoyak. Biasanya masarakat awam biasa mengolahnya dengan ikan Sungai ,yaitu ikan Patin, ikan Tapa, Ikan Lais, Ikan Lumajang, Ikan Toman/ disana disebut Truman, karena selain enak rasanya lebih enak kalau menggunakan ikan Sungai. Ada juga yang menggunakan ikan Ikan Patin Tambak, Ikan Gabus dan Ikan Nila,  juga udang Lobster.

$ads={2}

Cara membuatnya juga tergolong mudah dan dan praktis , karena hanya terdiri dari beberapa macam bumbu.


Apalagi kalau didaerah Palembang, kebanyakan hanya menggunakan bumbu cabe, kunyit dan Sere. Tetapi ada juga yang menambahkannya dengan bawang putih, bawang merah.Semua tergantung selera.


Marilah kita selalu bangga dan tidak lupa akan semua masakan masakan dari berbagai daerah di Indonesia .


Kita selalu jaga dan juga melestarikannya


By Febby Cooking Area / https://febbycookingarea05.blogspot.com/


Demikian informasi " Sekilas Mengenal Tempoyak atau Durian yang difermentasi "


Semoga bermanfaat...


Terima Kasih


- Fordiasi, Forum Media Informasi -

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama