HRD Harus Menjadi Penyedia Solusi yang Solutif bagi Karyawannya


HRD HARUS MENJADI PENYEDIA SOLUSI YANG SOLUTIF BAGI KARYAWANNYA


FORDIASI.COM | DUNIA KERJA - Hidup tidak terlepas dari sebuah masalah. dari masalah pekerjaan di kantor maupun di rumah...


Menyikapi sebuah masalah tentu harus disikapi dengan cara professional. Namun kerap kali banyak yang membawa masalah di rumah ke tempat kerja, bahkan tempat ia bekerja pun sampai turut campur dengan permasalahan yang ia miliki tersebut.


Ada perkara serupa mengenai kasus diatas. Kejadian ini sewaktu saya bekerja di salah satu perusahaan kontraktor di Jakarta


Sebut saja namanya Adit...


Adit yang berprofesi sebagai administrasi sering mengeluh dengan masalah rumah tangganya di tempat kerja, kadang ia curhat kepada teman sekantor untuk meminta nasihat dan saran.


Sampai di waktu puncaknya... sang istri pun datang ke tempat kerja dan bertemu recepsionist. Ia berteriak-teriak menyuruh si adit menemuinya, ia marah-marah, ngamuk tak jelas. ada satpam di sana untuk menenangkannya namun sikutan wajah yang ia dapatkan.


Akhirnya kabar ini terdengar hingga ke lantai atas dari seluruh karyawan hingga Top Management. Tiba-tiba disamping saya si adit bergegas turun setelah dihubungi pihak recepsionist.

$ads={1}


Masalah dengan istrinya kelar, namun ia harus menghadap HRD atas keributan yang terjadi. kemudian HRD bertanya perihal masalahnya dan ia bercerita demikian:


" Istri saya tidak percaya bahwa saya mendapatkan gaji sekian, ia tidak percaya karena saya bekerja sebagai admin di perusahaan ini ( Red: Perusahaan memiliki karyawan lebih dari 100 orang, bahkan memiliki pabrik di Tangerang ). Saya selalu memberikan gaji sepenuhnya kepada istri saya, namun istri saya menuding bahwa saya menyimpan sisanya, padahal slip gaji pun telah diberikan kepadanya, ia tetap tidak percaya pak. "


Akhirnya dengan kebijaksanaan Manajemen, ia tidak diberikan sanksi. Bahkan ia di mutasi jabatan ke posisi lain dengan salary yang lebih besar dibandingkan sebelumnya, akhirnya masalah rumah tangganya selesai.


Saya salut dengan pihak HRD... Ia tidak memberikan sedikitpun sanksi namun hanya menasehatinya, bahkan memberikan solusi yang solutif untuk rumah tangganya agar hal tersebut tidak terulang kembali.


Ia (HRD) menghadap ke TOP Management untuk mengajukan permohonan mutasi jabatan kepada karyawan Ybs, padahal saat itu posisinya sedang terisi, namun pihak HRD tetap menyodorkannya dan berdiskusi dengan atasan agar dapat diterima.


Banyak kejadian seperti ini terjadi namun pihak HRD malah memberikan sanksi kepada karyawannya bahkan mengeluarkannya karena baku terhadap peraturan.

$ads={2}


Tugas HRD bukan hanya mengurus absensi, perekrutan, orientasi, training karyawan dll. Namun juga mengatasi setiap problem yang terjadi pada karyawannya, tentu dengan cara yang bijak dan solutif.


Tidak semua masalah penyelesaiannya harus merujuk pada Peraturan perusahaan, ada juga masalah yang dapat diatasi dengan hati dan diskusi.


Oleh; Hendra Setiawan


Semoga bermanfaat


Terima Kasih


- Fordiasi, Forum Media Informasi -

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
close