Kasturi Ternate: Pesona Burung Endemik Maluku


KATSURI TERNATE: PESONA BURUNG ENDEMIK MALUKU


FORDIASI.COM | FLORA & FAUNA - Maluku merupakan wilayah Indonesia Timur yang sangat tersohor dengan pesona alamnya yang memukau. Tak hanya tersohor dengan kekayaan rempah di masa lalu, namun ternyata juga merupakan salah satu surga bagi keaneragaman hayati dari jenis burung. Burung endemik dari Maluku memiliki karakteristik yang sulit dijumpai di wilayah lainnya, yang mengundang para peneliti untuk mempelajari dan meneliti kehidupan satwa endemik Maluku ini.


Salah satu jenis burung endemik terkenal dari wilayah Maluku adalah Burung Kasturi Ternate dan bernama latin Lorius garrulus. Burung jenis paruh bengkok ini memiliki ukuran kuranglebih 30 cm dan merupakan jenis burung yang kini semakin berkurang. Dalam bahasa Inggris burung ini sering dijuluki Chattering Lory karna kecantikannya serta keunikan suara. Burung berwarna merah dominan ini memiliki corak warna kuning di punggung dan hijau terang dibagian sayap, dada dan ekornya.

$ads={1}


Menurut cerita masyarakat masa lalu, burung endemik ini dahulu kerap dijadikan cenderamata para pelancong dari bangsa lain yang datang ke Maluku untuk dipelihara dan diperjualbelikan. Burung ini memiliki 3 subspesies dengan wilayah persebaran yang berbeda, yakni :


1. Lorius garrulus morotainus yang tersebar di Pulau Morotai dan Rau.


2. Lorius garrulus garrulus tersebar di Pulau Halmahera dan sekitarnya


3. Lorius garrulus flavopalliatus yang yersebar di Pulau Bacan, Obi, Kasiruta dan Mandioli.


Umumnya jenis burung ini ditemui hidup di daerah dengan ketinggian 1.300 meter diatas permukaan laut. Di Pasaran harga burung cantik endemik ini bisa mencapai hingga jutaan rupiah. Burung ini biasa hidup berkelompok pasangan hingga mencapai 10 individu dengan ciri khas suara yang nyaring dan berisik serta memiliki paruh yang bengkok. Biasanya jenis burung paruh bengkok menyukai makanan seperti biji bijian, buah, nektar dan tepung sari.

$ads={2}


Namun kini seiring perburuan yang marak burung kasturi ternate untuk diperjualbelikan dan dipelihara, memicu populasinya di alam liar berkurang secara signifikan. Ancaman lain habitat hutan yang semakin tergerus pun juga menjadi penyebab menurunnya populasi burung ini. Padahal jika perdagangan dan perburuan burung ini tidak terkendalikan, bisa jadi Sang Burung Cantik Endemik Maluku ini akan perlahan menghilang dari tanah aslinya dan kita pun hanya bisa menjumpainya dalam kondisi terkurung dalam sangkar.


Oleh: RIMBAWAN KOTA


(H/S)


- Fordiasi, Forum Media Informasi -

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama