Kisah Inspiratif: Pemulung yang kini menjadi Supervisor


KISAH INSPIRATIF: PEMULUNG YANG KINI MENJADI SUPERVISOR


FORDIASI.COM | MOTIVASI & INSPIRATIF - Cerita inspirasi kali ini datang dari Nia Ayu Fatmawati melalui laman Linkedinnya. di dalam statusnya, ia mengkisahkan perjalanan singkat dirinya dalam berkarir di dunia kerja. Nia termasuk anak dari keluarga yang kurang beruntung, sehingga memaksa dirinya memungut sampah botol dan gelas plastik sehabis pulang sekolah untuk memenuhi tambahan bayaran sekolah dan makan sehari-hari.


Berikut cerita lengkapnya:


Saya adalah anak ke-5 dari 5 bersaudara, Mama seorang buruh cuci dan Bapa seorang merbot masjid yang tidak berpenghasilan tetap. Ditambah dengan kondisi Bapa yang mempunyai riwayat paru-paru yang berimpact batuk menahun.


Saat Sekolah Dasar(SD),Setiap subuh selepas shalat shubuh anak-anak lain mungkin masih berselimut nyenyak, namun tidak dengan saya yang bersiap membawa kantung plastik besar dan berkeliling mencari botol bekas dan gelas aqua bekas. Berharap mendapat banyak dan membayangkan bisa untuk tambahan bayaran sekolah dan makan sehari-hari, hal tersebut berlangsung hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

$ads={1}


Selepas SMP, saya melanjutkan ke SMK jurusan Teknik Komputer Jaringan di sekolah swasta. kenyataan pahit harus di terima karena Bapa berhenti bekerja dikarenakan kondisi kesehatan semakin menurun. Karena hal tersebut Saya bersekolah sambil bekerja menjadi Broadcaster di salah satu stasiun radio swasta. Meski upah yang di terima tak begitu besar namun Mama dan Bapa senang menerimanya. Dan tambahan penghasilan untuk jajan saya adalah dengan menjual kunci jawaban ke teman-teman kelas.


Jarak sekolah dari rumah 7 KM seringkali saya berjalan kaki. Setiap pulang sekolah tas saya di penuhi dengan botol bekas dan gelas aqua. Apakah saya malu?? tentu tidak. Saya bahagia, saya bangga. Saya selalu bertekad menjadi anak yang sukses kelak membahagiakan Bapa dan Mama.


Hingga akhirnya tahun 2017 saya mampu menyelesaikan S1 Pendidikan dengan hasil keringat saya sendiri meski tertunda 1 tahun untuk biaya awal. Dan saat ini saya bisa merasakan menjadi SPV administration tak lepas dari doa dan dukungan Mama Bapa.


Saya bersyukur, saya bangga dan saya tidak pernah malu mempunyai orang tua seperti Mama dan Bapa. Hingga sampai saat ini saya selalu bermimpi untuk lebih sukses dari sebelumnya. Target saat ini semoga bisa menjadi Manager bahkan lebih dari itu.

$ads={2}


Tidak ada salahnya bukan untuk bermimpi??


Oleh: Nia Ayu Fatmawati | Administrative Supervisor di PT Mountscopus Indonesia (The Harvest Cakes)


Semoga bermanfaat


- Fordiasi, Forum Media Informasi -

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
close