Mengenal Apa itu Animisme dan Dinamisme dari Pengertian, Sejarah dan Ciri-cirinya


MENGENAL APA ITU ANIMISME DAN DINAMISME DARI PENGERTIAN, SEJARAH DAN CIRI-CIRINYA


FORDIASI.COM | INFORMASI - Semua makhluk hidup yang hidup di muka bumi ini, sebenarnya sudah memiliki kepercayaan masing-masing. Mereka percaya bahwa kematian, kehidupan, dan kelahiran merupakan hal yang batil, yang dipegang oleh sesuatu yang patut untuk diagungkan.


Animisme dan Dinamisme adalah salah satu religi atau agama orang jaman dahulu yang mempercayai akan suatu hal gaib, seperti keris, tombak, gunung, pohon besar, goa, dan benda-benda mati lainnya sebagai sesuatu yang patut untuk disembah dan diagungkan.


Namun, meskipun kepercayaan Animisme dan Dinamisme sudah ada sejak dulu kala. Bukan berarti, di jaman sekarang ini kepercayaan tersebut sudah hilang.

$ads={1}


Nyatanya, masih banyak orang-orang di Indonesia yang menganut dua kepercayaan ini.


Pada artikel kali ini, saya akan membahas tentang Pengertian Animisme dan Dinamisme secara lengkap. Mulai dari asal-usulnya, karakteristik, ciri-ciri, dan juga perbedaannya. Jadi, silahkan Anda simak baik-baik artikel ini sampai tuntas.


Pengertian Animisme dan Dinamisme


Dalam istilah bahasa latin, Animisme merupakan Roh / Anima, sementara Dinamisme adalah kekuatan / Dinamo.


Definisi tersebut menggambarkan bahwa orang-orang jaman dahulu mempercayai bahwa keberadaan bumi, pohon-pohon besar, goa-goa, dan gunung-gunung yang menjulang tinggi memiliki pengaruh besar bagi kehidupan manusia.


Menurut para ahli, Animisme adalah sebuah kepercayaan terhadap roh-roh jahat yang terdapat pada benda-benda mati, seperti pohon minsalnya.


Roh-roh tersebut akan membuat kita percaya terhadap apa yang kita inginkan, sehingga membuat kita percaya terhadapnya dan menyembahnya atau mengagungkannya.


Sementara, pengertian Dinamisme adalah suatu bentuk keyakinan terhadap benda yang ada di muka bumi ini yang terdapat roh didalamnya. Yang dimana, benda-benda tersebut dapat memberikan pengaruh baik maupun buruk bagi siapa saja yang berhubungan dengannya.


Dari sumber Wikipedia, pengertian Dinamisme merupakan suatu religi yang percaya terhadap arwah orang, atau nenek moyang yang telah meninggal dunia akan bergentayangan.


Namun, keberadaannya terdapat pada benda-benda abstrak, seperti keris, batu, cincin, dan benda-benda lainnya yang bersifat sakral.


Asal-usul / Sejarah Animisme dan Dinamisme


Berbicara soal sejarah dan asal-usul Animisme dan Dinamisme, sampai sekarang masih menjadi perdebatan panjang.

$ads={2}


Belum ada kabar pasti mengenai kapan hal ini ditetapkan, kebudayaan apa, dan darimana yang pertama kali menganut religi ini, serta sampai kapan pula hal ini akan berakhir.


Yang jelas, menurut saya pribadi. Kepercayaan Animisme akan berakhir apabila mereka, makhluk hidup menemukan keyakinan baru yang dianggap lebih wajar dan pantas untuk disembah.


Seperti dewa-dewa minsalnya.


Karakteristik atau Ciri-ciri Animisme dan Dinamisme


Animisme dan Dinamisme, sampai sekarang masih menjadi salah satu bahan ajaran dalam kurikulum pendidikan Nasional pada mata pelajaran Sejarah. Pelajaran ini merupakan suatu budaya masa lalu yang juga merupakan awal mula munculnya suatu kepercayaan.


Berikut adalah karakteristiknya:


  • Memberikan sesajian kepada para roh, yang bertujuan untuk menghormati, atau menyembah dan mengagungkan para roh tersebut
  • Menyembelih hewan-hewan yang diperuntukkan kepada roh penghuni tempat sebagai bukti penghargaan, agar keinginan dan harapan dapat terwujud
  • Meyakini bahwa setiap mitos-mitos gaib adalah benar, dan dilakukan secara turun-temurun dari mulut ke mulut
  • Meyakini bahwa setiap kejadian yang aneh atau fenomena yang terjadi merupakan perbuatan oleh roh-roh yang lagi marah
  • Setiap orang yang meninggal, maka arwahnya akan memasuki tubuh hewan-hewan yang berada di sekitar, seperti ayam, buaya, harimau, dan lain sebagainya.


Contoh Penerapan Animisme dan Dinamisme di Jaman Sekarang


Meskipun pengertiannya identik dengan hal-hal gaib, mitos, dan masih diragukan kebenarannya. Nyatanya, hingga saat ini masih banyak orang-orang yang percaya akan hal ini.


Terutama bagi mereka yang tinggal diperdalaman, atau pelosok yang masih minim akan moderenisasi maupun dunia digital..


Adapun mitos-mitos yang mereka percayai adalah cicak jatuh menimpa badan/kepala, tikus yang lalu lalang ke rumah, pembalasan dendam harimau, adat istiadat sang buaya, dan masih banyak lagi yang lainnya.


Yang dimana, semua mitos-mitos tersebut belum tentu pasti akan kebenarannya, baik itu dari data, fakta, maupun bukti-bukti yang valid dari mitos-mitos diatas.


Demikianlah yang dapat saya bagikan kali ini tentang Pengertian Animisme dan Dinamisme. Semoga artikel ini dapat bermanfaat buat Anda semua dan jangan lupa untuk di share ya. Sekian dan terima kasih,


Sumber: ruangpengetahuan.net


(H/S)


- Fordiasi, Forum Media Informasi -

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama