Perbedaan Platform Linkedin Dulu dan Sekarang


PERBEDAAN PLATFORM LINKEDIN DULU DAN SEKARANG


FORDIASI.COM | INFORMASI - Linkedin merupakan platform media sosial yang tujuan utamanya untuk mempublish dan mencari pekerjaan. Linkedin mulai beralih fungsinya beberapa tahun yang lalu menjadi sebuah wadah informasi untuk berbagi pengalaman serta ilmu oleh para expert di bidangnya.


Perkembangan linkedin semakin lama bertambah pesat, penggunanya pun sudah mulai cukup banyak, tentu ada hal yang berbeda antara pengguna linkedin saat ini dan dulu.


Mr. Ang Harry Tjahjono membagikan sebuah tulisan mengenai Linkedin "dulu" dan "sekarang" memang beda. berikut tulisannya,

$ads={1}


Bedanya dimana? dulu yang post orang-orang tertentu saja yang isinya dipersepsikan bermutu, berbagi ilmu, dan people yang ada saat itu kebanyakan tidak berani post dan hanya membaca meski sometimes tidak mengerti apa yang dibaca.


Itu dulu.


Tapi Linkedin pun evolve.


Pemakainya sekarang semakin banyak.


Dan dengan pemakai semakin banyak, maka harus digerakkan keberanian orang untuk post something. Apapun itu.


(Lho kok jadi isinya sama dengan media sosial lain)?


Gak juga, karena environment akan "filter" secara natural.


Setiap orang mempunyai cara dan gaya post masing-masing yang (mungkin) tidak disukai sebagian orang yang (mungkin) menganggap (mungkin) kualitas post tidak sesuai dengan apa yang dia "persepsikan" dulu.


But life goes on.

$ads={2}


Tiap post regardless siapa yang post, orang ternama / tidak ternama / influencer / non influencer / pengikut banyak / pengikut sedikit, bisa mempunyai nilai lebih bagi yang membaca. Karena yang membaca juga berbeda latar belakang dan kesulitan yang dihadapi saat ini.


Siapa tahu post yang dibilang "receh" justru membantu beberapa orang.


Bagi pecinta Linkedin model lama dulu, time for you to move on.


Either you agile and adapt or you will be left behind ...


Or you can "educate" rather than critics.


Jadi ?

POST ....

POST ....

POST ....

Apapun itu.


Setiap orang itu special. Dan mereka mempunyai hal "special" yang bisa dishare dari pengalaman hidupnya. Dan itu berharga.


Pembaca bisa menilai sendiri nantinya, mana yang useful, not useful.


Semudah itu.

Sesimple itu.


Let's make yourself bigger than today.

With starting post.


Oleh: Mr. Ang Harry Tjahjono, General Manager Human Capital & Corporate Affairs at PT Salam Pacific Indonesia Lines


(H/S)


- Fordiasi, Forum Media Informasi -

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama