Fresh Graduate Jangan Terlalu Mengurus Passion


FRESH GRADUATE JANGAN TERLALU MENGURUS PASSION


FORDIASI.COM | INFORMASI - Lulusan SMK ataupun Sarjana layaknya gelas yang dikosongkan. dimana mereka belum mengenal bagaimana dunia kerja sesungguhnya. namun sebagian dari mereka telah menentukan passionnya dan adapula yang menentukan passion ketika telah menjajak berbagai macam jenis pekerjaan.


Mr. Wisudho Harsanto di laman linkedinnya membagikan suatu tulisan yang menarik mengenai "Passion". berikut tulisannya:


"Freshgrad kok terlalu ngurus passion. Gaspol saja disetiap anugerah kesempatan. Menyia2kannya itu dosa. Kalau privilege terbatas, gak usah milih2. Dilakoni, ntar juga nemu!" Sounds pragmatic?


"Tapi kalo gak follow your passion, gak semangat, gak langgeng. Kinerja jadi loyo. Ntar diledekin loyolitas ?" Sounds logic?


Ya udah, follow your passion. Terus passion mu apa?


"Aku juga bingung. Passion boleh berubah gak sih, om?" Gubrak!!

$ads={1}


Boleh aja. Berubah terus sampai gak nemu2. Spesialis icip2. Umur sudah jalan jauh. Sampai sepuh, tak satupun passion berlabuh. Nyari terus sampai berpeluh. Hasilnya rapuh.


"Kupikir hobi itu bisa untuk passion. Katanya do what you love. Setelah kucoba jalani, gak enjoy! Hobi kan boleh santuy. Suka2 kita! Setelah jadi job kok ada strech-target. Muncul tekanan. Jadinya gak love what you do, gitu deh"


Maksud loe, passion itu ngerjakan yang disuka, dan sesukanya geto? Sukanya mager santuy. Diajak berkomitmen standar industri, nawar melulu sana sini. Resign lagi dan lagi.


What's passion? Definisinya aneka rupa. Telusur silsilahnya : patio,... suffer... elo bersedia suffer, mati2an demi sesuatu yang elo cintai.


WILLINGNESS TO SUFFER FOR WHAT YOU LOVE. Pasti ada kengototan berjuang. Demi yang kuinginkan. Do you know what you love? What you want? Spesifiknya dikarirmu?


If you are not sure what you want, saya ada tawaran. I love success, I want happy, I do need exist di karirku. Then, I am willing to suffer, sacrifice for success, happiness, existence. Anak zaman now alergi sama diksi penderitaan dan pengorbanan. Ganti dengan diksi investasi. I am willing to invest for what I love : sukses, bahagia, eksis.


Bagaimana mengoperasionalkannya? Saya sebut passion gaspol. Isinya sense of closure dan strive for excellent. Cintai setiap kesempatan, berjuang mentok. Apapun tugas terhidang hajar aja. Tuntas! Tuhan cap cip cup main kancing ngasih kesempatan. Random. Cara Dia nguji sabar, gigih, syukur. Gaspol, tuntas, berjuang mentok. Berulang kali. Tahan urusan suka gak suka. Ntar aja, nanti aja.

$ads={2}


Tahu2 kamu dipanggil boss, dapet promosi, naik gaji. Sekurangnya feedback rekognisi.


Tahu2 kamu dicari orang. Dibaca2in, kamu kerennya disebelah sini, diajak gabung.


Tahu2 kamu dicap super-generalis. Makhluk penuntas dan penyintas apapun. Jadi GM company kita, yuk.


Feedback tentang capaian2 mengesankan yang menginspirasi adalah ROI passionmu.


Passion makbedunduk jatuh dari langit yang gak pake suffer, pengorbanan, investasi itu ada sih, tapi jarang sekali. Lebih banyak taaruf, cinta yang dipelajari. Kesukaan yang ditekuni. Diri dipaksa, terpaksa, biasa, terbiasa, lalu sukacita dan luar biasa. Bukan jatuh cinta dadakan yakin jadian. Lalu bosenan dan cari dalih pembenaran, untuk rencana pelarian.


Bahaya, kalo passion dipakai tameng ogah repot kerja keras, cerdas, mawas, ikhlas. Passion itu investasi untuk keberhasilan. Menuju panen, ada fase kesabaran. No pain no gain.


Oleh: Wisudho Harsanto | Growth Enabler | Career Coach & Mentor | #provokata


Semoga bermanfaat yah!


(H/S)


- Fordiasi, Forum Media Informasi -

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama