Kecubung: Baik Buruk Si Bunga Terompet


KECUBUNG: BAIK BURUK SI BUNGA TEROMPET


FORDIASI.COM | INFORMASI - Kecubung merupakan salah satu jenis tumbuhan yg banyak tumbuh subur di hutan Indonesia. Tumbuhan ini memang terkenal di kalangan anak muda sebagai salah satu tumbuhan yg bisa memberi dampak halusinasi jika disalahgunakan konsumsinya. Kecubung memiliki nama latin Datura metel atau disebut dengan julukan bunga terompet.


Dibeberapa daerah kecubung ini dijuluki juga sebagai terompet iblis. Kecubung ini biasanya tumbuh hingga ketinggian 800 mdpl. Tumbuhan kecubung ini disinyalir berasal dari Asia Tenggara dan Amerika Selatan lalu tersebar hingga berbagai wilayah hutan hujan tropis. Kecubung ini mengandung senyawa atropin, hiosiamin, dan skopolamin bersifat antikholinergik yg memberi efek halusinasi.

$ads={1}

Penyalahgunaan kecubung ini disinyalir dapat memberi sensasi bahagia sesaat, efek mabuk dan kehilangan kesadaran. Namun dibalik penyalahgunaan manfaat tersebut, tumbuhan kecubung ini juga merupakan tumbuhan obat yg memiliki manfaat jika digunakan untuk hal yg tepat. Tumbuhan Kecubung ini dibeberapa daerah dapat dimanfaatkan sebagai obat tetes mata alami, obat berbagai macam luka bahkan hingga obat dari lemah syahwat.


Di India, biji kecebung yg dihaluskan dan dicampur lemak menjadi obat luar bagi penderita impotensi. Selain itu kecubung juga dipercaya dapat meningkatkan daya tahan seksual. Masyarakat di Negeri Tiongkok memanfaatkannya sebagai obat selesma dan juga meringankan penyakit asma, sakit mata dan sakit gigi.


Kecubung ini kerap dikaitkan dengan hal negatif mabuk kecubung padahal manfaat tumbuhan ini sebenernya cukup baik jika untuk hal yg tepat. Gejala dan efek dari mabuk kecubung ini bisa diatasi dengan meminum air putih sebanyak mungkin, serta meminum air kelapa atau kopi dan usahakan istirahat namun jangan sampai tertidur.

$ads={2}


Oleh: Dodi Prasetyo | Forestry | Conservation | Agriculture | Content Writer | Marketing | Surveyor | Open To Work | Project | Freelance


(H/S)


- Fordiasi, Forum Media Informasi -

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama