Ustadz Muhammad Nora Burhanuddin: Pesantren Pabrik Ulama


USTADZ MUHAMMAD NORA BURHANUDDIN: PESANTREN PABRIK ULAMA


FORDIASI.C.OM | ISLAM - Yang perlu disadari mereka yang belum merasakan pendidikan pesantren adalah bahwa memondokkan anak ke pesantren tujuannya bukan hanya membentuk tradisi amaliah agar berakhlak baik. Ini sangat penting memang. Tapi, perlu diketahui, bukan ini satu-satunya tujuan pesantren dibentuk.


Tujuan lain yang tak kalah penting adalah memberikan kunci pemahaman ilmu keislaman kepada para santri, sehingga nantinya sepulang dari pesantren, ia mampu mengembangkan keilmuannya demi masyarakat. Atau paling tidak, bisa murojaah ilmu tersebut.

$ads={1}


Agama ini bukan hanya dibangun atas amaliah ibadah, yang kita menyebutnya sebagai praktek agama. Tapi agama ini juga ilmu. Karena untuk mengakses sumber primer Islam Al Quran dan Sunnah, memang butuh ilmu.


Di pesantren, suasana belajar, pilihan kitab, metode pemgajaran dan guru pengajar sudah disesuaikan agar santri mampu menyerap ilmu-ilmu ini. Jika sudah mampu memahami, ke depannya dia bisa mengakses sendiri, mengembangkan atau bahkan berinovasi secara metodologis. Jadi pesantren didesai untuk menjadi pabrik ulama, pabrik pakar keislaman secara mendalam.


Suatu kecelakaan intelektual jika pesantren hanya dianggap sebagai lingkungan akhlak semata, namun tak diapresiasi sebagai lingkungan ilmiah, pabrik pencetak kader ulama.


Coba tengok di seluruh kurikulum universitas dunia. Semuanya punya kurikulum terstandar demi bisa menguasai ilmu ini. 

Baca Juga:

- Biografi & Karomah AlHabib Syechan bin Musthofa Al Bahar Wali yang Jadzab (Nyleneh)


Jika kebetulan ada santri yang pulang dari pesantren tak mampu mengakses kitab turats, paling tidak ia paham kapasitas dirinya yang masih lemah. Sehingga ia tawadhu’ akan para kyai atau orang-orang yang lebih alim.


Jangan sampai menjadi orang-orang yang ingkar akan keipmuan ini, sehingga mengukur santri hanya dari kacamata yang tidak ilmiah. Yakni dianggap hanya sebagai penjaga tradisi akhlak, bukan penjaga tradisi intelektual keislaman.

$ads={2}


Sudah saatnya orang tahu bahwa pesantren itu lembaga pencetak pakar keislaman. Bukan sekedar tempat latihan rajin sholat berjamaah.


Oleh: Ustadz Muhammad Nora Burhanuddin


Wallahu a'lam Bishowab


(H/S)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama