Mengenal Apa Itu Partikel Tuhan (God Particle) dan Penjelasannya


MENGENAL APA ITU PARTIKEL TUHAN (GOD PARTICLE) DAN PENJELASANNYA


FORDIASI.COM | INFORMASI - Selama ini kita mengenal bahwa atom terdiri dari 3 jenis yaitu Proton (positif), Elektron (negatif), serta Neutron (netral). Akan tetapi, saintis menyimpulkan bahwa ada unsur keempat selain tiga jenis atom tersebut. Ia adalah sebuah partikel yang tak terlihat atau Gaib. Partikel ini adalah pembuat massa benda, termasuk massa yang terdapat pada ketiga atom tersebut.


Partikel Tuhan atau God Particle adalah partikel yang ditemukan pada tahun 2012 dan memiliki kemiripan dengan Higgs Boson. Higgs Bosson atau Partikel Higgs adalah partikel dasar masif hipotesis yang diperkirakan ada sesuai Model Standar fisika partikel yang ditemukan melalui eksperimen menggunakan Large Hadron Collider (LHC) di CERN.


Semua benda di alam semesta memiliki massa, mulai pada tingkat atom hingga sebuah galaksi. Bahkan Materi Gelap (Dark Matter) dan Energi Gelap (Dark Energy), yaitu Higgs Bosson. Menurut John Womersley yang merupakan Kepala Badan Penelitan Publik Inggris pada saat itu, bahwa penemuan partikel ini adalah terobosan pemahaman kita mengenai hukum-hukum dasar yang mengatur alam semesta.

$ads={1}


Pada tahun 1960, ahli Fisika asal Inggris, Peter Higgs mengemukakan teori bagaimana partikel-partikel membentuk kelompok bersama untuk membentuk bintang, planet dan suatu kehidupan. Teori inilah yang menjadi dasar penemuan "Partikel Tuhan". Massa yang kita kenal adalah sebutan untuk sebuah berat suatu benda. Perlu digaris bawahi, bahwa massa sebenarnya adalah berat yang berinteraksi dengan medan gravitasi. Tanpa adanya partikel maka tidak akan ada suatu benda, dengan begitu tidak ada pula suatu massa. Menurut teori Higgs Boson, bahwa ada partikel dasar yang membentuk atom-atom dan partikel penyusun suatu benda bermassa. Awalnya para saintis skeptis dengan teori ini karena memang tidak ditemukan buktinya. Alasan tidak ditemukannya partikel ini karena memang kita tidak bisa menemukannya, alias sesuatu yang "gaib".


Nama Partikel Tuhan sendiri hanyalah sebuah julukan. Julukan ini muncul dari perdebatan panjang mengenai keberadaan subatomik. Bak sebuah sisi koin, tak sedikit pula ilmuwan yang meragukan keberadaannya. Nama God Particle berawal dari pernyataan fisikawan Leon Max Lederman, penerima Nobel Fisika pada tahun 1988 untuk sinar neutrino, struktur ganda lepton dan penemuan muon neutrion. Hal itu terdapat dalam buku berjudul "God Particle: If Universe is the Answer, what is the question?" (Partikel Tuhan: Jika Semesta adalah Jawaban, apa pertanyaannya?). Lederman sendiri awalnya menamainya Goddamn particle, tetapi editornya menolaknya. Peter Higgs juga ikut menolak sebab ia adalah seorang ateis. Maka sebenarnya penamaan partikel ini tidak ada unsur keagamaan.


Partikel Tuhan memang telah ditemukan oleh Organisasi Riset Nuklir Eropa (CERN). Dua tim CERN yang menguji partikel ini menunjukkan keberhasilannya, sehingga partikel ini memang ada dan bukan kebetulan statistik. Eksperimen-eksperimen pada partikel ini telah dilakukan. Baik untuk menguak kebenaran big-bang atau eksperimen lanjutan lainnya, akan tetapi eksperimen yang dianggap penting beberapa diantaranya


1. Mempelajari Big-Bang


Para ilmuwan membuat bayi Big-Bang dengan cara menumbukkan dua partikel dengan kecepatan tinggi dan menghasilkan ledakan ke segala arah dan memunculkan banyak atom, hal ini juga menghasilkan panas 1000 kali lipat dari panas inti matahari. Dari ledakan ini, dalam penerapan skala besar maka sama halnya dengan benda angkasa yang meluncur menjauh ke segala arah dari pusat ledakan, lalu membentuk bintang dan galaksi. Sama halnya seperti partikel dan atom yang terlempar dari uji coba tersebut.


2. Menghilangkan suatu atom kedalam Dunia Gaib


Menurut Lawrence Krauss, fisikawan Universitas Arizona, ada kemungkinan bahwa suatu atom dapat dihilangkan kedalam dunia gaib, yaitu partikel penyusunnya sendiri. Hal ini seperti menghilangkan akibat dengan cara menghilangkan sebabnya. Contohnya jika kita ingin menghilangkan buah apel maka kita harus menghilangkan dahulu pohonnya. Dengan seperti ini maka suatu objek dapat menembus ruang dan waktu. 


3. Mempelajari Materi Gelap (Dark Matter) yang misterius


Materi ini masih tergolong sebagai materi gaib karena keberadaannya tak terlihat tetapi memang ada. Kehadiran materi ini dibuktikan dengan efek gravitasi yang tampak seperti bintang dan suatu galaksi. Oleh karena itu, materi ini suatu tanda tanya besar dalam ilmu astronomi. Materi gelap sendiri menurut para ilmuwan mengisi 26,8 dari jagat raya, sehingga alam semesta yang selama ini kita lihat gelap dan kosong sebenarnya terisi oleh materi ini.


4. Mempelajari bagaimana menuju "Kecepatan Cahaya"


Energi gelap (Dark Energy) menurut ilmuwan adalah hal yang dapat digunakan untuk mencapai kecepatan cahaya. Energi ini dapat menjadi bahan bakar untuk menembus kecepatan cahaya atau bahkan bisa lebih cepat dari kecepatan cahaya suatu hari nanti. Energi gelap sendiri termasuk dalam hal tak kasat mata "gaib" namun ilmuwan dapat memastikan keberadaannya bahkan yang paling banyak yaitu 68,3% dari jagat raya. Oleh karena itu, energi ini tersebar diseluruh antero semesta, hanya saja kita tidak dapat melihatnya. Coba kamu lihat ke langit saat malam, gelap bukan? walaupun banyak bintang menghiasi.

$ads={2}


5. Mempelajari menembus Ruang dan Waktu


Jika medan partikel Higgs Bosson dimanipulasi dalam area yang besar sehingga memiliki energi, maka akan terjadi energi yang repulsif. Hal ini menyebabkan wilayah-wilayah di alam semesta ini bergerak cepat dan memindahkan barang lebih cepat dari kecepatan cahaya. 


ILMUWAN INDONESIA Terlibat Dalam Perburuan Partikel Tuhan. 


Suharo Sumowidagdo, ilmuwan dari Indonesia ternyata juga terlibat dalam proyek ini. Ia terlibat dalam pengoperasian dan pemeliharaan detektor muon pada eksperimen Compact Muon Solenoid (CMS), salah satu eksperimen CERN untuk membuktikan kebenaran Higgs Bosson. (Nurman, Ruang Pengetahuan, 2021)


(H/S)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
close