Burung Elang Jawa: Sosok Asli Garuda & Kepunahan


BURUNG ELANG JAWA: SOSOK ASLI GARUDA & KEPUNAHAN


FORDIASI.COM | FLORA & FAUNA - Burung Garuda merupakan lambang negara Indonesia. Lambang Burung Garuda Pancasila ini telah ditetapkan sebagai lambang negara sejak tahun 1950. Lambang Garuda ini merupakan usulan dari Sultan Abdul Hamid II lalu disempurnakan beberapa bagiannya. Garuda ini memiliki filosofi perjuangan & pengorbanan lepas dari perbudakan yg menjerat. Perjuangan dari nyawa, darah, keringat dan air mata dari bangsa pejuang ini.


Pada perjalanannya Lambang Garuda ini disimbolkan mencengkram tulisan "Bhineka Tunggal Ika". Tulisan yg juga melambangkan persatuan Indonesia ditengah banyak perbedaan suku, agama dan ras. Disisi lain misteri sosok Garuda ini terus diperbincangkan publik, dikarenakan kemiripannya dan hampir identik dengan Elang Jawa. Elang Jawa merupakan satwa langka yg kini terancam punah. Satwa ini pun termasuk satwa yg dilindungi Undang Undang.


Ada banyak faktor mempengaruhi populasi Elang Jawa berkurang ialah seperti Perburuan liar Elang Jawa untuk koleksi, hobi dan dipelihara. Hal yg sebenarnya sangat mengancam populasi Elang Jawa di alam, padahal kepedulian tidak harus memiliki, membeli, memburu serta memelihara. Faktor alami berkurangnya Elang Jawa di alam yaitu semakin sulitnya berkembang biak, kondisi lingkungan, dan lainnya. Elang Jawa merupakan satwa yg setia.

$ads={1}


Perburuan Liar Satwa langka dilindungi ini harus segera dihentikan dengan aktif melaporkan segala macam perdagangan & perburuan satwa. Satwa ini adalah satwa langka yg secara historis dan mitologis berharga bagi Indonesia. Kini Burung Elang Jawa atau wujud asli Sang Garuda di Alam hanya tersisa beberapa ratus saja, dan jika anda beruntung dapat ditemukan di Taman Nasional yg ada di Pulau Jawa.


Garuda Pancasila atau Si Elang Jawa ini juga sering disebut Manuk Dadali dan juga memiliki nama latin Nisaetus bartelsi.


Sumber: RIMBAWA KOTA


(H/S)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
close