Puisi Persahabatan Dunia Maya


PUISI PERSAHABATAN DUNIA MAYA


Perkenalan tanpa pertemuan, namun cukup erat ikatan pertemanan. 

Menyimpan sedalamnya kerinduan, menanti waktu pertemuan. 


Detik ke saat, saat ke menit, lalu menit ke jam..

Semakin rapat, semakin kukuh pertemanan kita.. 


Hubungan ini terlalu kuat, ibarat ranting-ranting kayu. Yang awalnya tak pernah bertemu antara satu dengan yang lain. Lalu disatukan dengan ikatan yang tak mudah rapuh.

Tak terlerai walau diterpa angin topan. 


Ranting-ranting kayu itu, kita..

Bertemu dengan takdir Allah. 

Lalu disatukan dalam ikatan keimanan

Satu aqidah yang sahih

Walau ditimpa ujian dan cobaan

Tak pernah terputus hubungan ini, semoga.. 

Karena keyakinan itu hebat, Ujian datang bersama hikmah. Musibah tiba dengan muhasabah..

$ads={1}


Tangan tak pernah berpegangan, namun hati tetap bersama. Meski memori yang dicipta bukan di alam nyata, bukan bersua muka

Tapi ia tetap dalam ingatan.


Tiap masalah pasti ada jalan, tiap tawa berbagi  cerita.Tiap duka alirkan kekuatan, tiap apa pun juga tetap ada kebersamaan. 


Persahabatan ini tak dilihat orang, tak dinilai orang. Karena Allah yang layak menilai setiap satu dari kita. Bersahabat karena Allah. 


Memori dan kenangan begitu banyak tak terkira

Kita tertawa, namun tak melihat,

Kita menangis, tapi tak saling menyeka, karena jasad kita jauh. 

Yang kita mampu hanya doa jarak jauh. 

Menyalurkan sedikit semangat buat sahabat yang sedang bersedih. Hanya mampu membayangkan wajah sahabat dengan senyuman ..


Waktu yang berlalu, kita makin dewasa.

Meski waktu bukan selalu memihak pada kita, hanya sesekali dapat bersenda gurau. Namun itu bukan masalah besar. Karena dengan kenangan kecil juga mampu membuat kita tersenyum bahagia. 


Kenanglah, Ingatlah, dan jangan dilupakan

Karena itu sangat berharga.

Kita bersahabat karena Dia, demi ridha-Nya.


Sahabat,

Semoga kita bertemu suatu hari nanti

Kalau tangan ini tak sempat berjabat di dunia

Moga berpaut erat bergerak ke SyurgaNya. 


Sekali kita bersahabat, meski hanya di dunia maya, tetap kuharap Syurga adalah muaranya, kelak.. 

$ads={2}


Ya Allah, Inilah Munajatku kepadaMu.. 


Kelilingi aku dengan sahabat-sahabat yang mendekatkanku padaMu, dan jadikan aku sahabat yang mendekatkan mereka padaMu.


Karena sesungguhnya sahabat baik yang shalih shalihah adalah salah satu rezeki terbesar dan terindah dariMu.


Karena sesungguhnya persahabatan terbaik adalah bersahabat di jalanMu dan karenaMu untuk selama-lamanya.

Ukhuwah fillah abadan abada ...

Yaitu persahabatan yang,


1. Jika engkau baik kepadanya, Ia akan melindungimu.


2. Jika engkau rapatkan persahabatan dengannya, Ia akan membalas dengan baik persahabatanmu.


3. Jika engkau perlukan pertolongan, maka sebisa mungkin Ia akan membantumu.


4. Jika engkau mengulurkan sesuatu kebaikan kepadanya, Ia akan menerima dengan baik.


5. Jika Ia mendapat sesuatu kebajikan darimu, Ia akan menghargainya.


6. Jika Ia melihat sesuatu yang tidak baik padamu, Ia akan memperingatkanmu untuk kembali ke jalan Allah, namun Ia akan tetap menutup aibmu.


7. Jika engkau meminta sesuatu bantuan darinya, Ia akan mengusahakannya.


8. Jika engkau berdiam diri (karena malu hendak meminta), Ia akan menanyakan kesusahanmu.


9. Jika datang sesuatu bencana menimpa dirimu, ia akan berusaha meringankan kesusahanmu.


10. Jika engkau berkata hal-hal di jalan Allah kepadanya, niscaya Ia akan membenarkanmu.


11. Jika engkau merencanakan sesuatu kebaikan, niscaya Ia akan mendukung dan membantumu.


12. Jika berselisih faham, niscaya Ia lebih senang mengalah untuk menjaga persahabatan denganmu...Semoga ya Allah.. 


Subhanallah... 

Alangkah celakanya diriku jika karena pertemananku di dumay, membuatku jauh dari Allah.. 


Sungguh celaka diriku.. 

Sekiranya dulu ketika di dunia aku tidak menjadikan Ia itu teman akrabku, temanku itulah yang ikut mempengaruhiku, sehingga aku menjadi pendosa dengan kekafiran dan kemusyrikan...


Sumber: WhatsApp Group


(H/S)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
close