Sarah Amelia: Ummi Jangan Menangis


SARAH AMELIA: UMMI JANGAN MENANGIS


Selepas subuh dengan diimami si sulung (6tahun 7 bulan), saya tanya dia sesuatu yang selama ini ga berani saya tanya.


"A, kangen Abi ga?"


"Engga." Singkat aja jawabannya. Tapi saya tahu, waktu jawab begitu hatinya sakit, karena si sulung adalah Abinya dari segala sikap dan karakter.


"Kenapa?"


"Gapapa. Aa ga kangen aja." Kata dia sambil berdiri melipat sajadah.


"Ayo sini ngobrol sama Ummi."


Saya lagi berusaha menyelami apa yang sedang dia rasakan. Karena jujur saja, selama lebih dari satu tahun dia jadi pelampiasan luka saya. Setelah abinya pergi, saya ga punya waktu mengasuh anak-anak. Mereka lebih sering ikut ibu mertua.

$ads={1}


Si sulung yang dulu ceria, pintar dan banyak teman. Sekarang jadi malas belajar, pendiam dan ga suka berteman. Gurunya bilang, beberapa kali memergoki si sulung lagi nangis di belakang kantin.


"A, Ummi minta maaf ya. Ummi lupa kalau yang kehilangan Abi itu bukan cuma Ummi, ada Aa sama adek-adek yang juga kehilangan Abi. Maafin Ummi yang udah bikin Aa ngerasa sendiri."


Saya ga bisa untuk ga nangis. Saya terlalu egois selama ini. Membenci, marah dan sibuk menyumpahi orang yang menjadi sebab timbulnya rasa bersalah dan penyesalan di dalam hati, sampai lupa kalau ada tiga titipan yang harus saya jaga.


"Ummi jangan nangis. Aa gapapa kok." Seperti biasa, dia ini jagoan yang selalu mau melindungi saya. "Aa kangen sama Abi, tapi kalau Aa bilang kangen nanti Ummi nangis. Aa sering liat Ummi nangis kalau De Kahfi nanyain Abi atau kalau Neng Khawla nangis malem-malem."


Ikhlas itu memang berat ya, Umm. Satu tahun empat bulan dan sampai sekarang saya masih sering mengingkari takdir Allah dengan bilang "Kenapa cepet banget diambilnya? Andai Abi masih ada, andai Abi masih d sini."


Dan selalu ber andai-andai yang buat saya lupa kalau ada titipan yang harus saya jaga.


Ikhlas itu akhirnya cuma jadi kata-kata yang rutin dibilang ke orang-orang, padahal selalu d ingkari d dalam hati.


Oleh: Sarah Amelia


(H/S)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
close