Komentar Isu di Media Sosial dapat Mempengaruhi Sales dan Pekerjaanmu


KOMENTAR ISU DI MEDIA SOSIAL DAPAT MEMPENGARUHI SALES DAN PEKERJAANMU


FORDIASI.COM | DUNIA KERJA - Satu hal yang saya amati dari para corporate leaders, CEO dan Direksi di perusahaan adalah mereka sangat berhati hati dalam memberikan opini, pandangan serta komentar pada suatu isu yang sedang viral. Apalagi jika isu tersebut berkaitan dengan:


1. Politik

2. Agama

3. Isu sosial


Kenapa? Karena mereka adalah orang-orang yang bertanggung jawab atas perusahaan yang dipimpinnya...


Statement & opini yang mereka keluarkan seringkali dianggap mewakili statement perusahaan & they don't want to take the risk of being misinterpreted or seemed to be misled the people. Nama baik perusahaan ada di tangan mereka...

$ads={1}


Apa pelajaran yang bisa kita ambil: Jangan pernah memberikan opini atau komentar tentang isu-isu sensitif bahkan kalau customer anda menanyakan tentang hal-hal tersebut. Alihkan pembicaraan & bersikaplah netral setiap saat. Ingat: komentar anda bisa menghancurkan hubungan baik anda dengan customer, yang pada akhirnya customer akan merasa anda tidak satu "frekuensi" lagi. Anda tahu kelanjutannya setelah ini kan?


Pun sebagai jobseeker, jauhilah postingan-postingan berbau politik, agama & isu sosial. Jangan pernah berkomentar atau memberikan jempol anda pada postingan seperti itu. Ingat: anda sedang mencari kerja & setiap gerak gerik anda dapat dilihat dengan jelas oleh perusahaan & rekruter. Jaga nama baik anda. Gunakan waktu dengan belajar hal-hal yang positif. Unfolllow situs-situs berita yang tidak jelas & provokatif. Putuskan connection anda di sosmed dari orang-orang yang provokatif, lebay dan nyinyir.


Your name is spelled with your reputation and your reputation is what will be remembered when your name is forgotten.


Oleh: Rambo Marly Colondam CSP | Senior Business Development Manager at Marsh


(H/S)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
close