Mengenal Apa itu ASO (App Store Optimization) dan Perbedaan dengan SEO


MENGENAL APA ITU ASO (APP STORE OPTIMIZATION) DAN PERBEDAAN DENGAN SEO


FORDIASI.COM | INFORMASI - Halo sobat fordiasi, di masa pandemi ini, kita memang memiliki banyak kesempatan untuk belajar banyak tentang hal baru, kali ini kami ingin berbagi tentang ASO, jika sudah bermain di SEO pasti sudah paham dengan ASO ini. Ya, ASO adalah singkatan dari App Store Optimization.


Saat ini, aplikasi mobile atau aplikasi android telah dikembangkan untuk memudahkan aktivitas pengguna. Persaingan antar aplikasi juga semakin ketat karena semakin banyak developer yang mengikuti kompetisi Playstore. Menurut data yang diperoleh dari statista.com, jumlah aplikasi di Google Play Store telah mencapai 2,7 juta, sedangkan jumlah aplikasi di App Store telah mencapai 1,8 juta. Nah, itu banyak, bukan? Hal ini menunjukkan bahwa persaingan di Playstore saat ini semakin ketat. mereka dengan serius. Serta meningkatkan kualitas dan memperbaiki kesalahan yang ada.


Jika Anda meluncurkan produk dalam bentuk aplikasi seluler, maka Anda harus bersaing dengan jutaan aplikasi lain. Agar aplikasi yang Anda kembangkan lebih mudah ditemukan, Anda dapat memasarkannya menggunakan metode App Store Optimization (ASO). Mari simak penjelasan kami, ini spesial, karena kami belum pernah membahas topik ASO sebelumnya.


Apa itu ASO?


Pada dasarnya, ASO atau App Store Optimization hampir sama dengan SEO. Jika bidang seo digunakan untuk mengoptimalkan situs web, maka ASO digunakan untuk mengoptimalkan aplikasi. ASO adalah proses mengoptimalkan aplikasi seluler untuk mendapatkan peringkat lebih tinggi di hasil pencarian Google Play Store atau App Store. Hal ini dilakukan agar aplikasi lebih mudah ditemukan sehingga dapat digunakan oleh banyak orang. Sama dengan SEO, ASO juga memakan banyak waktu. Anda harus memantau dan meningkatkan teknik yang digunakan untuk meningkatkan jumlah unduhan aplikasi Anda.

$ads={1}


Panduan untuk pengoptimalan aplikasi seluler dengan ASO


Buat judul/nama aplikasi deskriptif dan tidak terlalu panjang

Judul atau nama aplikasi yang deskriptif tidak hanya akan membantu pengguna mengidentifikasi fungsionalitas aplikasi, tetapi juga dapat membantu meningkatkan peringkat. Anda juga dapat memasukkan kata kunci yang relevan seperti yang dilakukan aplikasi Google Trip, yang menambahkan kata kunci "Perencana Perjalanan" setelah nama utamanya. Selain itu, pastikan aplikasi memiliki nama yang pendek dan unik agar mudah diingat pengguna.


Buatlah deskripsi yang baik, jangan asal-asalan

Ketika pengguna tertarik dengan judul yang telah Anda buat, mereka akan mencari informasi lebih detail melalui kolom deskripsi. Oleh karena itu, kesempatan untuk mendapatkan pengguna baru tidak boleh dilewatkan. Deskripsi juga akan membantu algoritme toko aplikasi untuk menemukan kata kunci untuk mengindeks aplikasi Anda. Buat deskripsi aplikasi yang informatif, mudah dipahami, terstruktur, dan berisi kata kunci.


Siapkan Screen shoot dan video aplikasi (HD) berkualitas

Tangkapan layar dan video dapat memberi Anda kesempatan untuk mendemonstrasikan fungsionalitas aplikasi. Sebagian besar pengguna juga akan merasa lebih percaya diri mengunduh aplikasi ketika mereka dapat melihat deskripsi aplikasi yang mendetail secara visual. 


Peringkat dan ulasan aplikasi

Layanan Pengembangan Aplikasi Android Medan Umpan balik pengguna juga merupakan bagian yang harus Anda perhatikan. Toko aplikasi akan mempertimbangkan komentar dan ulasan yang diberikan pengguna tentang aplikasi Anda. Semakin banyak peringkat positif yang Anda dapatkan, semakin besar kemungkinan aplikasi Anda akan mendapat peringkat yang baik di hasil pencarian. Jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih ketika Anda menerima ulasan, mesin pencari playstore dan appstore juga bekerja seperti manusia, mesin pencari akan membuat peringkat yang relevan ketika ada aktivitas di saluran aplikasi kami.


Untuk mendapatkan ulasan pengguna yang positif, Anda dapat bertanya kepada mereka saat mereka selesai menggunakan aplikasi Anda. Misalnya, jika aplikasi yang Anda kembangkan adalah toko online, Anda dapat meminta umpan balik positif saat pengguna selesai melakukan pembelian.


Gunakan App Store Analytics

Untuk mengetahui apakah metode yang Anda lakukan berfungsi dengan baik, Anda dapat menggunakan beberapa analisis toko aplikasi untuk melacak kemajuan kinerja aplikasi. Data yang Anda dapatkan nantinya dapat digunakan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan aplikasi dan meningkatkan strategi ASO Anda. Beberapa alat yang dapat Anda gunakan antara lain App Radar, Appsflyer, AppAnnie SplitMetrics, dan lainnya.

 $ads={2}


Perbedaan ASO (App Store Optimization) vs Search Engine Optimization (SEO)


Sama seperti SEO, kata kunci memainkan peran penting dalam mengoptimalkan aplikasi. Masukkan kata kunci yang relevan dalam judul atau deskripsi aplikasi Anda. Lakukan riset terlebih dahulu untuk menemukan kata kunci dengan volume pencarian tinggi tetapi persaingan rendah. Untuk mengetahui cara melakukan riset kata kunci, kita akan membahasnya pada topik selanjutnya.


Secara umum, ASO vs SEO tidak banyak perbedaan dan hampir mirip, karena keduanya sama sama cara untuk mengoptimasi. ASO sering disebut sebagai SEO nya mobile apps. Keduanya punya faktor yang sama seperti optimasi keyword, backlink, dan conversion optimization. Lantas apa perbedaan antara keduanya? Perbedaan ada pada faktor peringkat. Yaitu, ASO digunakan untuk mobile apps sedangkan SEO untuk situs web. Juga di SEO ada istilah Onpage dan Offpage, namun berbeda dalam ASO, yaitu OnMetadata & OffMetadata, hampir miripnsih sebenarnya.


Untuk ASO (app store optimization) belum begitu banyak layaknya SEO, sehingga sebagian besar pemilik aplikasi belum melakukan optimalisasi juga investasi dalam app store optimization. Amat disayangkan sebenarnya, karena mereka bisa saja kehilangan peluang besar serta potongan kue yang ada untuk aplikasi yang mereka miliki.


Sumber: Berbagai sumber dan Zainal Abidin


(H/S)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
close