Seorang Leader butuh Cermin Besar untuk Mengingatkan Dirinya


SEORANG LEADER BUTUH CERMIN BESAR UNTUK MENGINGATKAN DIRINYA


FORDIASI.COM | DUNIA KERJA - Leader merupakan pemimpin. Pemimpin mesti memiliki sikap  professional dan integritas yang baik di dalam dirinya. Seorang leader mesti memposisikan dirinya bukan sebagai Bos yang suka menyuruh, memerintah dan memarahi anak buahnya.


Namun seorang Leader harus memiliki sikap yang objektif, pengayom dan baik dalam mengatur anak buahnya. Bukan hanya anak buah saja yang perlu evaluasi, seorang leader pun butuh evaluasi dalam dirinya, entah dalam soft skill maupun hard skill nya demi meningkatkan kualitas pekerjaan dan tanggung jawabnya seorang Leader.


Mr. Ang Harry Tjahjono melalui laman LinkedIN nya membagikan tulisan mengenai " Seorang Leader butuh Cermin Besar untuk Mengingatkan Dirinya ". Berikut tulisannya:


Untuk mengingatkan diri, refleksi terhadap tugas dan tanggung jawabnya. Apa-apa saja yang harus dia kerjakan dan apa-apa saja yang menyebabkan leadershipnya tidak berjalan baik. Dan berpikir "how to improve".

$ads={1}


Dan biasanya leader yang demikian itu very busy untuk mengurus semua tugas dan tanggung jawabnya.


Namun Leader yang tidak pernah melihat cermin diri akan selalu melihat kesalahan orang lain, tanpa pernah mengetahui bahwa ada begitu banyak job desc diri sendiri yang belum pernah selesai, proper. Tapi sibuk dengan urusan orang lain.


Tapi apakah salah?

Gak salah juga. Jika terjadi yang namanya "pembiaran" oleh leader di atas leadernya. Hal ini jamak terjadi di organisasi manapun.


Apa yang harus dilakukan jika anda menemukan tipe leader yang seperti itu?


1. Stick to your job.

2. Tetap strong dalam managing your responsibility.

3. Show the result. At the end perusahaan melihat performance.


Tidak perlu "ikutan balas dendam" dengan melihat, mengamati kesalahan leader lain sebagai "revenge". No Need.

Time will tell.


Gimana akhirnya jika leader tersebut membuat anda terpental dari pekerjaan anda?

No worries. Selama anda sudah bekerja dengan baik. Dan anda melaksanakan pekerjaan anda dengan fokus. Anda pasti bisa mendapatkan job yang lebih baik.

Dan remember life is about balance.

You do good, you will be good. That's all.


Baca Juga: Good Leader Adalah Investasi Terbaik Perusahaan


Oleh: Mr. Ang Harry Tjahjono | General Manager, Human Capital & Corporate Affairs at PT Salam Pacific Indonesia Lines


Editor: Hendra, S

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama