Bekerja di luar JobDesk? Simak Penjelasannya...



BEKERJA DI LUAR JOBDESK? SIMAK PENJELASANNYA...


FORDIASI.COM | DUNIA KERJA - Job Desc (Job Description) merupakan sebuah kegiatan pekerjaan yang dilakukan seorang pekerja. Biasanya Job Desk dibuat oleh atasan/pihak manajemen perusahaan. Sebagai contoh seorang administrasi, maka yang dikerjakan adalah pemberkasan, penginputan data, filling dokumen dan lain sebagainya. namun apa jadinya jika seorang administrasi dituntut agar dapat multitasking diluar job desknya?


Umumnya... Perusahaan menuntut karyawannya agar bekerja secara totalitas. Artinya... seorang karyawan mesti memberikan kontribusi yang lebih kepada perusahaan bukan bekerja pada job desknya saja, namun lebih dari itu. Perusahaan melakukan hal ini tentunya dengan memanfaatkan sumber daya yang ada tanpa meng-hire orang baru kembali. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir cost (pengeluaran) perusahaan.


Oleh sebab itu, jangan heran jika ada deskripsi lowongan pekerjaan tertulis "dapat multitasking", "Siap menerima tekanan, dll ", karena itu alasannya. Di sinilah mentalitas kita sebagai karyawan akan diuji.


Banyak para pekerja yang tidak setuju dengan istilah multitasking dalam bekerja, karena hal ini merugikan dirinya. Akhirnya ketika seorang karyawan diberikan tugas tambahan ia malas mengerjakannya dan bahkan cenderung menunda-nunda dengan berbagai alasan klasik yang diutarakan seperti:


" Banyak kerjaan, Tugas yang ini lagi deadline, tunggu kerjaan yang ini kelar dulu dll" 


Baca Juga: Dalam Dunia Kerja Seorang bawahan berhak Menyeleksi Atasannya


Sikap Karyawan Mengatasi Multitasking Di dalam Pekerjaan

Hal yang perlu digarisbawahi dan ditanamkan dalam mindset adalah "kita adalah karyawan/pekerja". Jika kita seorang karyawan/pekerja, maka kita mesti mengikuti aturan yang diberikan atasan dan perusahaan, apapun itu kondisinya.


Posisi kita hanya sebatas karyawan/anak buah yang mesti mengikuti perintah, kita tidak punya hak menuntut dan meminta ini dan itu dan berharap disetujui oleh atasan/manajemen, karena kita buka bosnya.


Di tempat kerja mustahil kita menemukan kata "nyaman dan sempurna". Jikapun ada, itupun ada plus-minusnya. Sebagai contoh:


- Perusahaan yang memberikan banyak Tunjangan dan Gaji Besar

Biasanya pekerjaan yang dilakukan pressurenya (tekanan) cukup tinggi. Kita harus benar-benar dapat mengatur time manajemennya dengan baik karena banyaknya pekerjaan yang dilakukan dan penuh deadline. Umumnya karyawan diwajibkan lembur jika tugas belum selesai.


Memang.. perusahaan menjamin kesejahteraan karyawannya, namun disisi lain mesti bekerja tanpa mengenal waktu. Akhirnya setiap pulang kerja badan terasa letih, tidak ada waktu untuk keluarga, susah berekreasi dll.

$ads={1}


- Perusahaan yang tidak memberikan banyak pekerjaan tapi Gaji biasa saja

Perusahaan ini biasanya menggaji karyawannya sesuai job desk yang dilakukan. Pekerjaan yang dilakukan memang tidak terlalu banyak, bahkan bisa sambil ngobrol dengan rekan kerja lainnya dan meluruskan kaki sejenak. Selain itu dapat membagi waktu untuk keluarga dan meluangkan waktu luang untuk berekreasi.


Namun minusnya... salary dan tunjangan yang didapatkan apa adanya, tidak begitu besar dan sesuai ekspekstasi yang diharapkan.


- Perusahaan yang memberikan banyak pekerjaan tapi Gaji Kecil

Perusahaan ini biasanya memberikan salary yang tidak sepadan dengan pekerjaan yang dilakukan. Seperti seorang staff administrasi yang mesti menjalankan perannya sebagai admin sales, admin HRD, admin finance, Accounting, Pajak dll.


Baca Juga: 4 Pelajaran Hidup di Saat Sedang Menganggur


Kesimpulan

Seorang jobseeker berhak memfilter pekerjaan sesuai keinginan dan harapannya. Namun hal yang mesti diketahui.. dimanapun kita bekerja, kita tidak akan menemukan pekerjaan yang sesuai ekspektasi.


Seorang bos mesti menghargai skill/kompetensi karyawannya, begitupun seorang karyawan harus memahami sikap Bosnya, karena keduanya saling membutuhkan (Simbiosis Mutalisme). Yang terpenting adalah bagaimana cara kita saling menyikapi, memahami dan menghargai.


Jika kamu seorang karyawan yang dituntut dapat multitasking, Bagaimana pilihanmu?


A. Resign

B. Tetap bekerja walaupun dengan berat hati karena demi keluarga di rumah

C. Tetap bekerja dengan mencintai pekerjaanmu saat ini


Yuk komentarnya...


(H/S)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama