Introvert Kepribadian yang Menyenangkan


INTROVERT KEPRIBADIAN YANG MENYENANGKAN


FORDIASI.COM | INFORMASI - Bukan suatu hal yang baru ketika kita membicarakan tentang Introvert, Eksovert dan Ambivert. Istilah ini kerap kali diulas bincangkan ketika topik bincangan menyinggung tentang kepribadian, sikap, sifat, karakter dll. Tulisan ini saya buat untuk menyanggahi beberapa asumsi publik atau beberapa orang yg kiranya memiliki pandangan negatif mengenai "Introvert".


Tak sedikit orang mengartikan bahwa intovert itu sama dengan sifat "pendiam" padahal jika kita pahami lebih luas, dalam, panjang lebar X tinggi..


Introvert tidak sedangkal itu, dan tidak sesempit daun kelor.


Menjadi sebuah kesalahan apabila seseorang dengan begitu mudah menjustifikasi dirinya sendiri atau orang lain dengan sifat pendiam dan menyamakannya dengan Introvert.


Padahal, Introvert itu adalah hal yang Positif.


Maka dari itu, barangkali diri anda atau orang yang anda kira pendiam ternyata dia adalah Introvert. Karena ini mirip-mirip dari sudut visual/wajibul wujudnya, tetapi dari maknawinya pendiam atau pemalu lebih condong ke Negatif (stigma publik), sementara Introvert lebih condong ke Positif.


Bagaimana bisa ??


how chould that be ??


Pie kok iso ki ??


Mengutip dari laman the Asian Parents, pengertian Introvert yang sebenarnya adalah, seseorang yang memiliki sumber energi utamanya terfokus pada hal-hal yang ada dalam dirinya sendiri.


Seorang Psikolog Agstried Elisabeth Piether memaparkan, "Seorang introvert bukanlah mereka yang menolak atau takut bersosialisasi. Tapi, ketika mereka bertemu banyak orang, energinya akan terkuras. Berbeda dengan extrovert yang malah mendapatkan energi baru ketika bersosialisasi,”


Mengutip dari laman Binus University, Psikolog Rani Agias Fitri, M. Si., Memaparkaan “Introversion merupakan sifat yang muncul dari preferensi dalam memperoleh energi, yaitu dari dalam dirinya. Sedangkan pemalu merupakan trait yang muncul dari self-esteem atau penghargaan diri yang rendah dan berakar dari kecemasan sosial".


Dari pernyataan-pernyataan ini dapat kita pahami bahwa Introvert bukanlah hal yang buruk dan tidak sama dengan pendiam.


Kepribadian introvert ini mengarahkan seseorang kepada gaya belajar, memahami sesuatu dengan tanpa melibatkan banyak orang, ini lebih ke kenyamanan diri sebenarnya. Output dan Outcomenya ialah hal yang baik dan bisa jadi tingkatan hasilnya sama atau bahkan lebih unggul dengan yang Eksovert dan Ambivert. Di zaman milenial sekarang ini khususnya sumber ilmu pengetahuan untuk meningkatkan kualitas diri sangat melimpah ruah sekali. Sampai muncul kalimat bijak "Segala sesuatu itu dapat dipelajari dan yang namanya belajar pasti berbuah pengetahuan dan Ilmu". Mengartikan bahwa, tuntutan menambah wawasan, menambah ilmu, bisa sesuatu tidak mewajibkan harus berkepribadian Eksovert, Introvert juga oke.

$ads={1}


Satu misal, "Kemampuan Publik Speaking"


Disini mungkin orang Eksovert akan diunggulkan karena dia sering berkumpul orang banyak, diskusi dan kegiatan lainnya yang melibatkan banyak orang, ya pastilah kemampuan PS nya top cer. Tapi nyatanya orang Introvert juga mahir juga oke sama kemampuannya seperti orang Eksovert walaupun cara belajarnya beda (disinilah salah satu ciri yang membedakan Introvert dengan Ambivert), orang Introvert punya cara sendiri misalnya dengan banyak membaca buku tentang publik speaking, Menonton video orator-orator hebat, diskusi online, praktik di depan cermin dll. Wal hasil, dia juga mampu melakukannya.


"..Wew..,, Itu Si Wahidin jarang ngomong, eh sekali ngomong Mario Teguh lewat.."


Jadi, sekali lagi jangan cepat mudah menjustifikasi dan menyesali diri dengan kepribadian diri yang belum tentu itu pendiam atau pemalu, barangkali itu adalah kepribadian introvert dan kalaupun memang pendiam atau pemalu maka kontrolah untuk menjadi Introvert, Jangan langsung kemudian memaksakan diri untuk menjadi Eksovert, bukan tidak boleh tetapi berat dan hasilnya kebanyakan mungkin menjadi Ambivert (tengah-tengah), maka cukuplah memahami, menggali, dan mengaktualisasi potensi diri bagi yang berkepribadian introvert dengan baik. Toh, Intovert itu adalah suatu hal yang keren.


Oleh: Galih Afpar melalui grup facebook Ruang Pengetahuan


(H/S)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama