Bank Mandiri Potong BSU 50Rb Dalih Asuransi?


BANK MANDIRI POTONG BSU 50RB DALIH ASURANSI?


FORDIASI.COM | INFORMASI - BSU (Bantuan Sosial Upah telah) tahap 1 telah dibagikan  Pemerintah pada 12 September 2022 lalu. Warga yang mendapatkan bantuan lantas bergegas untuk mencairkan berdasarkan kategori yang diterima. Salah satu yang menerima bantuan adalah karyawan swasta dengan gaji UMK/UMP setempat atau gaji pokok dibawah Rp. 3,000,000.

Ada salah satu pembaca Fordiasi.com yang ingin membagikan pengalamannya ketika mencairkan dana BSU di salah satu KCP Bank Mandiri Jakarta Utara. Menurutnya hal ini sangat merugikan dirinya karena adanya potongan BSU Rp. 50rb dengan dalih asuransi, bagaimana ceritanya? simak selengkapnya di bawah ini:

Saya ingin berbagi cerita mengenai pengalaman pengambilan dana BSU yang dibagikan pemerintah sebagai bentuk program keringanan atas kenaikan BBM. Saya seorang karyawan swasta dengan gaji UMP DKI Jakarta yang mendapatkan manfaat program BSU tahap 1.

Pada pagi tadi (20/09/22), tepatnya jam 9 saya ke salah satu KCP Bank Mandiri di wilayah Jakarta Utara. Saya datang berniat untuk mengambil dana BSU. Persyaratan Pengambilan dana BSU di Bank Mandiri yakni KTP Asli, Buku Bank Mandiri Asli berikut foto copyan-nya

Setelah saya mengisi formulir, saya disuruh menunggu antrian. Sekitar 15 menit kemudian nama saya dipanggil dan saya pun bergegas masuk ke dalam.

Di dalam yang menangani saya ternyata seorang satpam. Tidak seperti pengambilan BSU tahun lalu, yang menangani saya dari staff perbankannya langsung, namun kali ini adalah satpam.

Ternyata saya dialihkan terlebih dahulu untuk diajak berbicara mengenai program Asuransi dari Bank Mandiri. Kurang lebih begini percakapannya:

Satpam: Pak *** bekerja di mana?
Saya: Di ***
Satpam: Sudah berapa lama pak?
Saya: Sudah lebih dari 2 tahun
Satpam: Gini pak... kami ada program asuransi dengan membayar 50rb dalam setahun bapak akan mendapatkan manfaat (bla..bla.. bicara panjang lebar)
Saya: Oh gitu, terus pak?
Satpam: Bapak hanya cukup bayar 50rb dari dana BSU lalu bapak akan mendapatkan manfaatnya, seperti itu.. nama istri siapa pak?
Saya: ***
Satpam: No Tlp?
Saya: ***
Satpam: Bisa tanda tangan di sini...
Saya: (saya tanda tangan sekaligus dalam hati.. " Ahhh ternyata Bank Mandiri pengen ambil untung juga.. it's okey lah)

$ads={1}
Setelah itu saya diarahkan ke satpam untuk mengambil BSU di Teller dan mendapatkan Rp. 550,000!. Yah benar! 550rb, karena 50rbnya sudah terpotong. Setelah itu saya coba bertanya kepada satpam yang menginformasikan Asuransi yang saya tandatangani dan saya bertanya perihal 'kartu asuransi' yang saya terima. Begini percakapannya:

Saya: Pak untuk kartu asuransinya bagaimana yah?
Satpam: Oh kita tidak ada kartu, adanya kertas saja
Saya: Kenapa kertas yah pak? bukannya biasanya kartu?
Satpam: Tenang pak, walaupun kertas bisa diklaim juga kog. Bapak bisa ke sini lagi besok pagi atau kami kirimkan ke alamat bapak melalui kantor pos

Setelah itu saya keluar dari KCP tersebut dengan mengelus dada 'ya sudah ikhlaskan saja'.

Menurut asumsi saya pribadi. Pihak Bank Mandiri memang sengaja memotong 50rb dari BSU supaya dapat bagian untuknya dengan dalih asuransi. Dari lembaran pendaftaran konsumen Asuransi saya lihat foto copy-annya jelek, satpam tersebut tidak bertanya mengenai persetujuannya, tiba-tiba bertanya mengenai nama istri, alamat, no tlp dan disuruh tanda tangan, ini namanya PEMAKSAAN! bahkan tanpa saya diberikan hak untuk menjawab dan lain sebagainya.

Oleh sebab itu saya bisa simpulkan, bahwa Bank Mandiri KCP tersebutpun bermain dalam hal ini dengan dalih mengikuti Asuransi 50rb. Mana saya tidak dapat/bawa apa-apa setelah tanda-tangan. Ga diberi penjelasan apa-apa. Pokoknya seperti percakapan diatas aja. Gedek sih tapi mau bagaimana lagi yah. Saya tidak berniat mengambil 1 lembar yang sebagai kartu asuransi tersebut, biarkan saja... karena percuma saya yakin ga akan dapat  manfaatnya kalau saya kenapa-kenapa. Sebab keikutsertaan saya itu sebatas formalitas saja kog.

Memang sih 50rb itu ga besar dari jumlah yang didapatkan yakni Rp. 600,000. Tapi kalau penerima manfaatnya itu lebih dari 100rb. Coba saja diakumulasikan Rp. 50,000 x 100rb orang = Rp. 5,000,000,000 (5M!)

Jadi saran saya bagi teman-teman yang mendapatkan BSU dari Bank Mandiri ketika diarahkan bicara mengenai asuransi bilang saja langsung tidak mau. Kalau tidak nanti kamu akan mengikuti obrolannya dan dipaksa tanda tangan secara tidak langsung. jadi berhati-hati yah!

Saya rasa ini hanya Oknum KCP Mandiri setempat. Berharap tidak seluruh KCP Mandiri di seluruh Indonesia.

Oke sekian dari saya, semoga tidak dialami oleh teman-teman yah!

Demikian keluhan yang dibagikan oleh salah satu Sobat Fordiasi

Semoga informasi ini bermanfaat ~

(H/S)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
close