Technical SEO Vs Content Marketing: Manakah yang lebih penting?


TECHNICAL SEO VS CONTENT MARKETING: MANAKAH YANG LEBIH PENTING?


FORDIASI.COM | INTERNET - Apa yang akan anda jawab jika mendapatkan pertanyaan yang seperti ini? Pastinya akan sulit untuk memberikan jawaban yang secara spontan, iya kan...


Pertanyaan diatas adalah sangat krusial untuk langsung dijawab secara to the point, karena pertanyaan ini menimbulkan banyak dilema, misalnya...


- Punya konten yang bagus tapi kenapa belum juga diindeks oleh Google = tidak dapat mencapai audience.


- Punya technical SEO yang bagus, tapi tidak bisa meng-convince audience untuk convert = trafik ramai tapi penjualannya sepi.


Jadi sebenarnya manakah yang lebih penting?


Mari kita lihat dari kedua sudut pandang berikut ini:


1. Technical SEO


Sebagaimana yang pernah saya bahas sebelumnya tentang Robots.txt, bahwa Search Engine seperti Google harus meng-crawl URL website terlebih dahulu sebelum melakukan pengindeksan.


Apabila konten website sudah menjadi sekian banyak, namun tidak di-manage dengan baik secara technical, maka besar kemungkian konten tersebut akan tenggelam begitu saja.


Robots.txt & Crawl Budget Management

[https://lnkd.in/gEiCqSXz]


Dengan kata lain, apabila ditemukan masalah crawling pada suatu website, maka sulit bagi konten tersebut untuk bisa muncul di hasil pencarian Google.


Masalah ini mungkin bisa diabaikan, jika website kita memiliki direct visitor yang cukup besar atau banyak mendapatkan traffic dari referral.


Tapi, perlu kita sadari bahwa trafik organik yang datang dari Google tidak bisa dipandang sebelah mata. Karena setiap hari ada ratusan juta hingga milyaran orang melakukan pencarian.


Tentunya itu adalah peluang yang besar bagi kita untuk bisa menjangkau mereka melalui Search.

$ads={1}


2. Content Marketing


Tidak diragukan lagi, berapa banyak produk menjadi laris dikarenakan adanya content marketing ini.


Bahkan, tanpa kita sadari, sebenarnya kita pernah membeli produk yang bila ditinjau dari segi manfaatnya terbilang sedikit. Namun pada akhirnya kita tetap tertarik untuk membelinya, karena penyajian informasi atau cara "mengemas"-nya terbilang unik.


Sebagai contoh cemilan: Kita tau bahwa nilai gizi yang tertera pada nutrition fact sangat sedikit atau hampir mendekati nol. Bahkan, kebanyakannya adalah gula atau lemak yang nilai kalorinya setara dengan 1 piring nasi.


Dari sini kita sadar, bahwa produk itu laku mungkin bukan karena nilai atau manfaatnya yang besar, tapi boleh jadi karena adanya: d-r-a-m-a.


- Seandainya Technical SEO bisa dipadu-padankan dengan baik bersama Content Marketing, tentunya akan menghasilkan sesuatu yang powerful bagi bisnis: yaitu Conversion.


Kedua hal ini adalah sama pentingnya dan tidak ada yang melebihi pentingnya satu sama lain. Tugas keduanya adalah saling menopang, agar dapat men-deliver pesan kepada audience yang tepat.


Silahkan berbagi pendapat di kolom komentar ya...


Semoga bermanfaat...


Oleh: Alif Nuryasin | SEO Specialist & Digital Marketing Enthusiast


(H/S)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
close